Peristiwa

Kategori Tertinggal, Gubernur Sumbar Kunjungi Nagari Galugua

3
×

Kategori Tertinggal, Gubernur Sumbar Kunjungi Nagari Galugua

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, kali ini kunjungan kerja ke Jorong Koto Tangah, untuk melihat kondisi jalan yang menghubungkan Koto Tangah dengan Pasaman diketahui perjalanan menuju perbatasan tersebut sangat terjal dipenuhi bebatuan bahkan acap terjadi banjir. Senin (11/7/2022).

Diketahui Jarak tempuh antara Nagari Galugua ke Koto Tangah memakan waktu sekitar dua jam.

Gubernur bersama rombongan kepala OPD beserta Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin, menaiki motor trail untuk menempuh perjalanan yang cukup ekstrem tersebut. Tiba di lokasi Gubernur singgah di salah satu Puskesmas Rawat Inap (Puskeri) Koto Tangah yang sempat terendam banjir pada bulan januari lalu.

Dikatakan Pemprov Sumbar akan mengebut roadmap hilirisasi gambir, ia mengatakan, petani di Nagari Galugua 90 persen merupakan petani gambir.

“Harga Gambir saat ini berkisar Rp45 ribu perkilogram, banyak produk yang bisa kita olah dari gambir ini diantaranya tinta, stempel, penyemak kulit, dan kosmetik,” ujar gubernur.

Baca Juga  Sambut Pemudik 1,8 Juta Polda Sumbar Siapkan Rekayasa Lalin

Setelah menyambangi Koto Tangah, Gubernur bersama rombongan kepala OPD bertolak ke Jorong Tanjuang Jajaran, untuk melihat kondisi jalan menuju Rokan Hulu, Provinsi Riau sepanjang tiga kilometer. Letaknya masih di Nagari Galugua.

Seperti yang diinfokan wali nagari setempat, Nagari Galugua memiliki 4 jorong, yaitu Jorong Longan, Tanjuang Jajaran, Galugua, dan Koto Tangah. Jorong yang dikunjungi oleh Gubernur bersama 28 Kepala OPD adalah Jorong Tanjuang Jajaran, Galugua, dan Koto Tangah.

Gubernur juga mengatakan, rencananya jalan dari Galugua ke Pangkalan Rokan Hulu yang saat ini masih terjadi penyempitan jalan di beberapa titik, akan segera diperbaiki.

“Peningkatan infrastruktur jalan provinsi Sialang – Galugua – Tanjung Jajaran kita anggarkan adalah Rp9 Miliar, harapannya masyarakat Galugua dapat mendukung pertumbuhan wilayah, dengan adanya pertumbuhan jalan maka kesejahteraan ekonomi masyarakat akan terbangun,” kata gubernur yang dihadiahi gemuruh tepuk tangan dari warga Jorong Tanjuang Jajaran.

Baca Juga  Berikut Peraih Anugerah KIP Kategori PPID Sumbar

Di nagari paling ujung di Limapuluh Kota ini, Gubernur juga menyampaikan hal-hal yang menjadi perhatian Pemprov Sumbar diantaranya adalah membebaskan Nagari Galugua dari kategori nagari tertinggal, pemanfaatan hutan lindung, penyediaan listrik dan air bersih, penyediaan MCK di seluruh rumah warga, peningkatan fasilitas kesehatan baik di puskesmas maupun puskeri di Nagari Galugua.

Sementara, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin, telah menghimbau warga untuk mendukung pembangunan jalan dengan memudahkan akses pembebasan lahan warga.

“Kami harap warga disini mempunyai satu visi dengan kami, yaitu ingin bersama-sama membangun Nagari Galugua yang merupakan program perioritas Pemprov Sumbar,” ujarnya.

Daerah Galugua adalah merupakan daerah segitiga emas yang menghubungkan Pasaman di utara dan Rokan Hulu di selatan,” katanya. (mc)