Peristiwa

FMIPA UNP Menyelenggarakan Webinar Konservasi dan Kuliah Lapangan Ornitologi

1
×

FMIPA UNP Menyelenggarakan Webinar Konservasi dan Kuliah Lapangan Ornitologi

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang– Kelompok Riset Keaneakaragaman Hayati Sumatera Jurusan Biologi FMIPA UNP mengadakan kegiatan webinar dan kuliah lapangan Ornitologi pada Sabtu-MInggu, tanggal 18 -19 Juni 2022. Kegiatan dilaksanakan bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang (UNP).

Webinar bertema “KONSERVASI LAHAN HUTAN SEBAGAI PERLINDUNGAN KERAGAMAN BURUNG”. Menurut ketua Kelompok Riset Keaneakaragaman Hayati Sumatera, Rijal Satria Ph.D kegiatan bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan terkait konseravsi keanekaragaman hayati khususnya keragaman burung yang ada pada lahan hutan agar terlindungi dan terjaga kelestariannya.

Webinar sendiri dihadiri lebih kurang 300 peserta yang terdiri dosen dan mahasiswa dari beberapa institusi dan praktisi lingkungan.

Baca Juga  Update Cov-19, Positif 7.797 Total 4.116.890 Wafat 574 Total 134.930

Dalam paparannya, narasumber Wido Rizky Albert, S.Si dari Flora and Fauna International (FFI) menyampaikan prinsip-prinsip konservasi dan berbagi pengalaman dilapangan. Selanjutnya, kegiatan kuliah lapangan Ornitologi dilaksanakan secara luring pada tanggal 19 Juni 2022 di daerah Gunung Pangilun Kota Padang.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendukung tujuan kelompok riset Keaneakaragaman Hayati Sumatera untuk mengkaji keanekaragaman hayati yang terdapat di pulau Sumatera, mengelolanya dan upaya untuk melindunginya.

Keanekaragaman hayati merupakan istilah yang digunakan untuk keanekaragaman sumber daya alam, meliputi jumlah maupun frekuensi dari ekosistem, spesies, maupun gen di suatu tempat.

Baca Juga  Update Cov-19, Positif 9.868 Total 1.911.358 Wafat 149 Total 52.879

Dengan adanya acara ini diharapkan kedepannya semua pihak dapat selalu menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati khususnya di pulau Sumatera. (Dr. Dwi Hilda, M.Biomed/Humas UNP)