Peristiwa

TPBD Padang Panjang Lakukan Pendataan Warga di Perbatasan

2
×

TPBD Padang Panjang Lakukan Pendataan Warga di Perbatasan

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG PANJANG – Tim Penegasan Batas Daerah (TPBD) Kota Padang Panjang masih berupaya memvalidasi data batas wilayah dengan Kabupaten Tanah Datar,

Ketua Tim TPBD Padang Panjang Sony Budaya Putra, melalui Wakil Ketua 1, Syahdanur mengatakan, setelah Jumat (28/5) lalu melakukan peninjauan kelapangan, hari ini (7/6/2021) tim PBD kembali turun ke lapangan untuk memastikan batas-batas wilayah kedua daerah tepatnya di perbatasan daerah Kelurahan Ekor Lubuk dan Kelurahan Koto Katik dengan Nagari Jaho, Tanah Datar.

“Kami telah turun langsung ke RT 10, 11 dan 13 Kelurahan Ekor Lubuk. Di lapangan kami mendapatkan data di RT 10 ada sebanyak 41 bangunan yang mana tujuh di antaranya bersertifikat Padang Panjang dan satu bersertifikat Tanah Datar, sementara 33 bangunan lainnya belum bersertifikat.
Sedangkan untuk penduduknya, dari 41 rumah yang ada di RT 10, kami menemukan sebanyak 54 keluarga berstatus warga Padang Panjang,” ungkap Syahdanur.

Baca Juga  Malam Nuzulul Quran, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan

Sementara, di RT 11, dari 10 bangunan/rumah yang ada, sebanyak empat rumah bersertifikat Tanah Datar dan enam bangunan/rumah belum bersertifikat. Sementara untuk penduduknya, sembilan keluarga bersatus masyarakat Padang Panjang dan satu keluarga berstatus warga Tanah Datar.

“Untuk RT 13 kami menemukan lima rumah bersertifikat Padang Panjang, dan 27 rumah bersertifikat Tanah Datar. Sedangkan 11 rumah lainnya belum bersertifikat. Ditambah satu bangunan yang merupakan Puskesmas Pembantu (Pustu) milik Pemko Padang Panjang. Sedangkan untuk data masyarakatnya, kami menemukan 41 masyarakat berstatus masyarakat Padang Panjang, satu keluarga bertatus warga Tanah Datar dan satu keluarga berstatus warga Palembang,” ungkap Syahdanur.

Baca Juga  Pilkada 2024, KPU Sumbar Lantik 895 PPK

Terpisah, Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran, tetap berkomitmen menyelesaikan persoalan tapal batas ini dengan sebaik-baiknya.

Fadly mengatakan, setelah TPBD Padang Panjang dan Pansus DPRD melakukan pendataan, klarifikasi dan investigasi data, pihaknya akan duduk bersama dan mengupayakan keputusan terbaik untuk masyarakat.

Fadly juga mengimbau warga agar tidak termakan berita hoax mengenai tapal batas tersebut. (rel *)