IWOSUMBAR.COM, PADANG – ‘RANAH RANTAU BERSINERGI’, tagline dari Munas ke-7 Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu Minang) diharapkan bisa terwujud guna membangkitkan perekonomian dan memperkenalkan budaya Sumatera Barat melalui pariwisata ke dunia luar.
Potensi perantau Minangkabau menjadi salah satu komponen yang dapat menggerakkan dan pariwisata dan Ekonomi di Sumatera Barat (Sumbar).
Diperlukan peran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota bisa menampilkan keunggulan- keunggulan pariwisata yang ada di daerahnya masing-masing, dan serius pada pengembangan pariwisata.
Hal itu mengungkap dalam sambutan Gubernur Mahyeldi
dalam acara pembukaan Musyawarah Nasional ke- 7 yang dilangsungkan selama tiga hari (25-27 Mei 2022) di Hotel Truntum, Padang, Rabu (25/5/2022).
“Potensi rantau merupakan salah satu komponen untuk menggerakkan pariwisata di Sumbar, kata gubernur, setiap daerah harus menampilkan potensi pariwisatanya masing-masing.
Munas ke 7 Gebu Minang di buka langsung oleh Ketua Umum DPP Gebu Minang Oesman Sapta Odang (Oso) yang bergelar Datuak Bandaro Sutan Nan Kayo bisa hadir secara daring.
“Dengan ini saya membuka Munas 7 Gebu Minang. Semoga semuanya berjalan baik dan pelaksanaan Munas berjalan lancar,” katanya.
Munas tampak dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) Irjen Pol Marwan Paris, Ketua Steering Committe, Alirman Sori, Ketua LKAM Sumbar, Fauzi Bahar, Anggota DPD RI, Emma Yohanna, Kapolda dan Forkopimda, Perwakilan Direksi BUMN dan BUMD serta seluruh perwakilan DPW, DPD se- indonesia.
Dalam gelaran Munas Gebu Minang di Truntum Hotel Padang ini turut disediakan juga tempat buat para UMKM untuk bisa mempromosikan hasil kerajinan daerah mereka serta menjajakan dagangan makanan ringan.





