HukumNasional

Panglima dan Kapolri Ingatkan Forkompimda Waspada Lonjakan

3
×

Panglima dan Kapolri Ingatkan Forkompimda Waspada Lonjakan

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, BLORA- Panglima TNI Kapolri, Kepala BNPB dan Kabaharkam Polri Komjen melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (5/6/2021).

Saat melakukan tatap muka dengan Forkompinda Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kapolri mengingatkan agar mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi di Kabupaten Kudus, dimana kasus Covid-19 meningkat signifikan 30 kali lipat dalam sepekan.

“Hal tersebut harus diwaspadai. Karena wilayah Rembang, Pati, Dan Blora adalah dekat dengan Kudus. Untuk itu harus betul-betul diperhatikan, jangan sampai kejadian serupa terjadi di Blora,” kata Sigit dalam keterangan tertulis.

Forkompimda juga diminta terus aktif mengedukasi masyarakat akan pentingnya penegakan protokol kesehatan (prokes), walaupun kesadaran masyarakat terhadap prokes menurun.

Baca Juga  Polres Payakumbuh Tangkap 3 Pengedar, Sita Lebih 12 Gram Sabu

Disampaikan, hingga saat ini virus corona masih berada di sekitar kita. Abainya masyarakat dengan protokol kesehatan dikhawatirkan menimbulkan lonjakan seperti yang terjadi di negara Malaysia dan India.

“Untuk itu harus kita antisipasi. Gelorakan 5 M dalam kehidupan apalagi saat kegiatan hajatan warga ataupun hal lain yang bisa menimbulkan kerumunan,” tekan Sigit.

Dalam pertemuan itu Forkompimda diminta mempersiapkan langkah-langkah kontigensi mulai dari sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan yang dimulai dari PPKM mikro disetiap wilayah. Bahkan tak kalah penting ruang isolasi harus disiapkan antisipasi lonjakan kasus.

Baca Juga  Biaya Haji 1445 H Terbit, ini Besaran dan Tahapan Pelunasan

Diketahui Kasus Covid-19 di kabupaten Blora hingga saat ini mencapai 7.068 kasus positif dan pasien sembuh mencapai 6.486. Presentase kesembuhan mencapai 91,8 persen. Sedangkan untuk vaksinasi di wilayah Kabupaten Blora hingga kini telah mencapai 141.016 warga. Dengan rincian 3.667 tenaga kesehatan, 53.743 tenaga pelayanan publik dan 83.607 warga lanjut usia.

Sementara, Panglima TNI menambahkan tidak hanya TNI dan Polri, bahwa saat ini semua stakeholder dan masyarakat sama-sama bertugas dalam rangka mengendalikan Covid.

Hadi meminta agar sinergitas setiap petugas dengan koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral terus ditingkatkan. (***).