Peristiwa

25 Mei Gebu Minang Gelar Munas ke-7 di Padang Untuk Periode 2022-2027

5
×

25 Mei Gebu Minang Gelar Munas ke-7 di Padang Untuk Periode 2022-2027

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang – Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang direncanakan akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke- 7 di Kota Padang. Munas digelar selama tiga hari mulai 25 sampai 27 Mei 2022 di Hotel Truntum.

“Munas direncanakan akan diikuti dari 20 Propinsi Dewan Pimpinan Pusat Wilayah (DPW) sebanyak 80 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten / kota se Indonesia, ”

Hal itu disampaikan oleh Ketua Gebu Minang Sumatera Barat sekaligus sebagai ketua Pelaksana Munas ke-7 H. Fadly Amran didampingi sekretaris Dian Angreini beserta pengurus lainya kepada awak media dalam gelaran jumpa pers di Mercure Hotel, Rabu malam (1/5/2022).

Fadly Amran juga mengatakan Munas nantinya akan diikuti sebanyak 15 organisasi dan bernaung bersama Gebu Minang dan ratusan peserta.

Selaku Ketua Organizing Committee (OC) Munas Fadly Amran mengatakan pihaknya siap untuk melaksanakan gelaran akbar dari perantau yang bernaung dalam Gebu Minang tersebut.

Dikatakan Fadly Munas dihadiri sekitar 200 orang peserta yaitu, 3 orang dari DPW, 2 orang dari DPD dan 2 orang dari organisasi yang bernaung di bawah Gebu Minang.

Diperkirakan ada sekitar 400 orang yang akan hadir, dalam pembukaan Munas, termasuk Ketua Umum DPP Gebu Minang Oesman Sapta Odang dan pengurus pusat lainya serta pengurus pusat diantaranya Ketua SC Alirman Sori, serta Marwan Paris.

Baca Juga  Komisi Informasi Sumbar Launching Monev Badan Publik di Bukittinggi

Walikota Padang Panjang itu juga dalam gelaran Munas juga
akan ada launching aplikasi Gebu Minang yang bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, dengan nama Gebu Minang Pospay, yang bisa digunakan untuk transaksi keuangan dan aplikasi online lainnya.

Gelaran Munas Gebu Minang ke-7 nantinya akan akan memilih ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang baru untuk periode 2022-2027.

“Di samping pemilihan Ketua DPP, dalam Munas juga nantinya akan membicarakan arah dan kiprah Gebu Minang ke depan, ujar Fadly.

Gebu Minang atau Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau adalah suatu organisasi masyarakat Minangkabau, bertujuan menghimpun dan membina potensi masyarakat Minang yang berada di perantauan pada bidang ekonomi dan kebudayaan

Saat ini, kepengurusan Gebu Minang sudah ada di 20 provinsi dan 80 kabupaten / kota se Indonesia.

Gebu Minang merupakan Gerakan Ekonomi dan Budaya adalah sebuah organisasi yang berisikan Perhimpunan orang orang Minang daerah maupun di perantauan.

Baca Juga  Lalui Proses Panjang, SIP LAI dan PTSP Diputuskan KI Sumbar

merupakan sebuah organisasi masyarakat Minang yang bertujuan menghimpun dan membina potensi masyarakat Minang yang berada di perantauan, dimana organisasi ini bergerak di bidang ekonomi dan kebudayaan.

Atas saran Presiden Soeharto saat bertemu dengan para petani di Provinsi Sumbar waktu itu, lalu diprakarsailah pendirian Lembaga Gebu Minang pada tanggal 24 Desember 1989.

Gebu Minang didirikan waktu itu oleh beberapa tokoh Minang, yakni; Azwar Anas, Awaluddin Djamin, Bustanil Arifin, Emil Salim, Harun Zain, Hasan Basri Durin, Hasyim Ning, Fahmi Idris, Sjafaroeddin Sabar, Nasrun Syahrun, Rustam Didong, Ali Akbar Navis, dan beberapa orang tokoh lainnya.

Sekretaris Gebu Minang Dian menambahkan, saat ini kepengurusan Gebu Minang sudah terhimpun di 20 provinsi dan 80 kabupaten dan kota di Indonesia.

Atas saran Presiden Soeharto saat bertemu para petani di Sumatra Barat, lalu diprakarsailah pendirian Lembaga Gebu Minang pada tanggal 24 Desember 1989 oleh beberapa tokoh Minang, seperti Azwar Anas, Awaluddin Djamin, Bustanil Arifin, Emil Salim, Harun Zain serta Hasan Basri Durin, Hasyim Ning, Fahmi Idris, Sjafaroeddin. (**)