Peristiwa

Ini Kata Gubernur Mahyeldi, Tentang 1.125 Jaringan NII di Sumbar

3
×

Ini Kata Gubernur Mahyeldi, Tentang 1.125 Jaringan NII di Sumbar

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah akhirnya angkat bicara tentang adanya ribuan orang yang dianggap jaringan kelompok radikal Negara Islam Indonesia (NII) berada dan tersebar di Sumatera Barat.

Mahyeldi Ansharullah mengatakan, informasi tersebut perlu di sigi atau dipastikan apakah yang dimaksud ribuan jaringan kelompok memang betul – betul orang Sumbar atau bukan sama sekali.

Pasalnya, kata gubernur, sepanjang sejarah Ranah Minang dan Sumatera Barat pada umumnya, tidak ada bibit-bibit pemberontakan. Bahkan sebaliknya, tinta emas sejarah bangsa ini telah mencatat orang Sumbar sebagai para pahlawan pemersatu.

Diketahui sebelumnya, Polisi Republik Indonesia (Polri) melalui Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan pada keterangan pers kepada wartawan Selasa (12/4) mengungkapkan, ada berjumlah 1.125 anggota Negara Islam Indonesia (NII) berada dan tersebar di seputar wilayah Sumatera Barat (Sumbar).

Baca Juga  Gempa Mentawai, PLN Gerak Cepat, Kelistrikan Sumbar Kembali Pulih

Ahmad Ramadhan lebih merinci yang menyampaikan, sebanyak 833 orang ada di Kabupaten Dharmasraya, sementara 292 anggota lainnya berada di Kabupaten Tanah Datar. Dan 400 orang di antaranya merupakan personel aktif.

Gubernur menyampaikan dimasa saat perjuangan pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) hanyalah sebatas penyampaian kritikan terhadap kebijakan pusat, bukan hendak berpisah dari NKRI.

Lebih lanjut gubernur mengatakan bahwa Masyarakat Sumbar adalah yang terdepan dalam menangkal radikalisme.

“Kecintaan Sumbar pada NKRI telah dibuktikan melalui berbagai peristiwa sejarah bangsa ini. Saya sebagai gubernur akan berada di depan memerangi radikalisme ini,” tegas gubernur, kepada wartawan dalam jumpa pers usai menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda, di Gubernuran Sumbar, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga  Update Cov-19, Positif 6.278 Total 1.797.499 Wafat 136 Total 49.907

Guna antisipasi masuknya paham radikal, Gubernur Mahyeldi yang didampingi Wakil Gubernur Audy Joinaldy menghimbau untuk menghidupkan kembali lapor 2×24 jam di tingkat rukun tetangga (RT) di setiap daerah. Gubernur juga mengajak masyarakat Sumbar secara bersama-sama saling menjaga dan mencegah radikalisme di lingkungan masing-masing, termasuk meningkatkan pemahaman, melalui penyuluhan-penyuluhan.

Dalam Rakor Forkopimda tersebut, selain membahas isu radikalisme, juga dibahas berbagai persiapan antisipasi jelang cuti panjang dan mudik lebaran.

Hadir dalam rakor tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Safar, perwakilan dari Polda, Korem 032, Lantamal, Lanud, Kajati Sumbar dan BIN Daerah Sumbar.