Peristiwa

Pemprov Anggarkan 185 Milyar UNTUK Pembangunan Kota Padang

2
×

Pemprov Anggarkan 185 Milyar UNTUK Pembangunan Kota Padang

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp185 miliar untuk Pemerintah daerah Kota Padang. Anggaran untuk disalurkan ke berbagai sektor pembangunan seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan pendidikan.

“Untuk Kota Padang tahun ini ada 185 miliar,” sebut Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah) dalam giat Safari Ramadhan (SR) di Masjid Al-Mubarak, Kampuang Teleang, Kel. Batang Arau, Kec. Padang Selatan, Rabu (6/4).

Masih di tempat yang sama gubernur juga mengabarkan dalam waktu dekat, sejumlah investor potensial akan datang ke Sumbar untuk mempelajari peluang usaha yang bisa kerjasamakan. Pemko Padang diminta untuk menyiapkan diri sebaik mungkin.

Baca Juga  RBI dan PT. Indo Lima Duta Bangun Tandatangani Kerjasama

Menanggapi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kota Padang, Al-Amin, menyampaikan pesan Walikota Hendri Septa yang berhalangan hadir.

Sebagai bentuk pembangunan berkelanjutan, Pemko berkomitmen untuk tetap melaksanakan program-program yang dicanangkan Mahyeldi sendiri saat menjabat sebagai Walikota Padang.

“Jadi, apa yang dilaksanakan oleh Pak Mahyeldi selama ini, tetap kita lanjutkan oleh Pemerintah Kota Padang pada saat sekarang ini,” tegasnya.

Al-Amin meminta kepada Gubernur untuk lebih memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan Kota Padang, baik dari segi pembinaan, maupun dari sisi penganggaran.

Baca Juga  Danrem 032/Wbr Pimpin Sertijab Kasi Intel Kasrem 032/Wbr

Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga mengimbau agar seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumbar, untuk mengalihkan simpanan uang dari Bank Nagari Konvensional ke Bank Nagari Syariah.

Meski tidak secara langsung dijelaskan manfaat peralihan, di beberapa kesempatan sebelumnya gubernur mengatakan konversi ke Syariah merupakan program utama guna mendukung komitmen Pemerintah Pusat menjadikan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah dunia pada tahun 2024.