Peristiwa

UAS Doakan Konversi Bank Nagari Jadi Bank Syariah

2
×

UAS Doakan Konversi Bank Nagari Jadi Bank Syariah

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang – Ustad Abdul Somad atau akrab disapa UAS mendoakan konversi bank daerah Sumatera Barat (Sumbar) yang konvensional menjadi bank syariah, dapat berjalan lancar dan mudah.

Hal itu terungkap dalam diskusi bertajuk ‘Ramah Tamah dan Silaturahim Bersama Ustad Abdul Somad’, di gelar di Auditorium Gubernuran (27/3) malam.

Diskusi dipandu oleh Ustad Jel Fatullah, tersebut, secara panel, UAS bersama Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi dan Dewan Pakar Syariah Bank Riau Kepri Ustad Zulhendri Rais.

UAS dalam penyampaian nya cukup lugas mengenai peluang-peluang dan strategi yang diperlukan dalam upaya konversi bank syariah, termasuk menyarankan untuk melakukan studi banding.

Disebutkan UAS, beberapa upaya sebagai ikhtiar yang bisa dilakukan diantaranya adalah memastikan ASN di Pemprov mengalihkan tabungannya ke syariah.

Kemudian, UAS juga menyarankan Pemprov Sumbar dan pihak terkait untuk melakukan studi banding terkait konversi bank syariah ke daerah yang telah duluan melaksanakan konversi, diantaranya ke Aceh, NTB dan negara jiran Malaysia.

Baca Juga  Achirul Yahya Diabadikan Sebagai Nama Kantor Dinas Pertanahan dan Perkim

“Tidak ada salahnya juga melakukan studi banding ke Aceh dan NTB bahkan negara tetangga Malaysia yang telah lebih duluan melakukan konversi bank konvensional ke bank syariah. Bahkan nasabahnya banyak dari kalangan non muslim,” sebut UAS.

UAS juga mengajak untuk melihat pangsa pasar halal tourism, halal food sangat besar dan bahkan sudah diambil oleh negara-negara yang bukan mayoritas Islam. seperti Thailand yang memiliki halal tourism dan halal food.

Sementara, Zulhendri Rais, menyampaikan dalam proses konversi bank syariah harus punya tim serta strategi yang tepat.

“Belajar dari NTB, harus ada perkembangan baru setiap bulan, harus bentuk tim. Dan, jangan terfokus pada satu produk saja seperti murabahah. Banyak produk bank syariah selain murabahah yang lebih memudahkan dan menguntungkan konsumen,” kata Zulhendri.

Baca Juga  Sumbar Cov-19, Positif 389, Wafat 17 Total Meninggal 1.871

Sedangkan, Gubernur Mahyeldi mengungkapkan pihaknya telah melakukan langkah-langkah persiapan konversi setahap demi setahun, dan sejumlah pondasi penguatan sebagai pendukung utama telah berjalan seperti telah adanya keputusan pemegang saham, lalu ditunjuknya bank daerah sebagai bank wakaf, serta adanya komitmen 70 persen lebih karyawan.

“Komisaris dan pemegang saham telah melakukan langkah-langkah percepatan konversi. Mudah-mudahan, diskusi dan silaturahim ini akan ada percepatan. Kami mohon dukungan, semoga bisa tercapai apa yang kita cita-citakan bersama,” kata Gubernur Mahyeldi.

Diskusi dan ramah tamah juga turut dihadiri unsur Forkopimda, Perbankan, OJK, sejumlah kepala OPD, rektor perguruan tinggi yang ada di Sumbar, dan ormas diantaranya Muhammadiyah, Perti, NU, Aisiyah, IMMI dan lainnya.