Iwosumbar.com, Padang -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat secara prinsip menyetujui permohonan hibah tanah oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) seluas kurang lebih dua hektar yang nantinya akan dibangun menjadi Balai Besar Logistik Kebencanaan Regional Sumatera (BBLKRS)
Namun, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2020 dan Permendagri Nomor 19 tahun 2016 tentang pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, BNPB diminta melengkapi semua persyaratan sebelum hibah ini disetujui DPRD.
Hal itu dikemukakan Ketua DPRD, Supardi, saat rapat kerja dengan Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi dan Kepala UPT. BNPB Sumbar, Bambang Warsito, bersama seluruh pimpinan Komisi DPRD dan Jajaran OPD Pemprov Sumbar di ruang rapat Gedung DPRD, Kamis (10/2/2022).
Supardi berharap, keseriusan dari BNPB dalam pembangunan Balai Besar Logistik seluas 2 hektar ini. Pihaknya juga bersedia menandatangani surat keputusan pembangunan Balai Besar Logistik ini segera mungkin, sehingga anggaran untuk pembangunan bisa segera disiapkan.
Begitu juga Gubernur Mahyeldi juga memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut. Menurutnya keberadaan Balai Besar Logistik Kebencanaan BNPB untuk mengcover wilayah sumatera sekaligus balai diklat, merupakan suatu langkah strategis dalam upaya penanggulangan bencana di Sumatera.
Lebih lanjut gubernur juga menjelaskan latar belakang pelaksanaan hibah, yakni surat Kepala BNPB kepada Gubernur Sumatera Barat nomor : B-491/KA.BNPB/OT.01.01/06/2021 tanggal 29 Juni 2021 perihal Permohonan Rekomendasi Pembentukan Balai Besar Logistik Bencana Alam.
Kemudian, adanya permohonan secara langsung/lisan dari Sekretaris Utama BNPB pada saat kunjungan ke Sumbar bersama Komisi VIll DPR RI, Kementerian dan Lembaga Pusat perihal Pembentukan UPT BNPB menjadi Balai Besar Logistik dan Kediklatan Regional Sumatera di Sumbar.
Kepala UPT BNPB, Bambang Warsito, berharap dengan adanya Pusat Balai Besar Logistik di Sumbar penanggulangan bencana kedepannya akan cepat dilakukan.
Selain itu, menurut Bambang, dibangunnya pusat Balai Logistik akan menjadi pilot project besar di Sumatera Barat. Ia berharap, pembangunan ini bisa segera diproses karena mengingat daerah Sumbar termasuk ke dalam wilayah yang rawan bencana.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Ketua DPRD Suwirpen Suip, Asisten Administrasi Umum, Andri Yulika, Kalaksa BPBD Sumbar, Jumaidi, Sekwan DPRD Sumbar, Raflis, beserta perwakilan OPD terkait. (via/MMC)





