Peristiwa

Gubernur Minta ASN Tingkatkan Profesionalitas Kerja

2
×

Gubernur Minta ASN Tingkatkan Profesionalitas Kerja

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.Com, Padang -Badan Kepegawaian Daerah Sumbar menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penyusunan dan penilaian SKP Berdasarkan Permen PAN-RB Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Sistem Manajemen Kinerja PNS.

Hal itu dilaksanakan rangka peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Sumbar untuk penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan penilaian kinerja pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2021.

Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring, menghadirkan narasumber Kepala Kantor Regional XII BKN, Neny Rochyany, dibuka langsung Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (7/2/2022).

Gubernur menghimbau ASN agar merobah pola kerja agar lebih profesional dan berintegritas dengan rasa tanggungjawab tinggi.

Baca Juga  Warek lll UNP Drs. Hendra Syarifuddin Berpulang

“ASN adalah backbone negara ini. Makanya nilai-nilai profesionalitas dan integritas harus jadi perhatian ASN. Ini jadi pedoman dan konsekuensi pengembangan karir ASN. Jadi, jangan mau tidak profesional, tidak netral, apalagi korupsi, kolusi dan nepotisme. Negara akan kuat jika terbebas dari itu semua. Ikuti aturan, tegas dan bertahan dengan itu,” terang Mahyeldi.

ASN jangan lambat, memperlambat dan menghambat. Lanjutnya,  sebab harapan masyarakat sangat tinggi. Kita harus berubah. Jika dulu lebih cenderung dilayani, sekarang sebagai pelayan sesuai dengan aturan, dan kehadirannya harus menjadi solusi.

Kepala Kantor Regional XII BKN, Neny Rochyany, dalam sosialisasi menjelaskan poin-poin penting dari Permen PAN-RB Nomor 8 Tahun 2021.

Baca Juga  HJK Padang ke-355, Artefak Peninggalan Nabi Muhammad Dipamerkan

Neny memaparkan 4 tahapan utama dalam sistem manajemen kinerja PNS yaitu perencanaan kinerja, pelaksanaan, pemantauan dan pembinaan kinerja, serta penilaian kinerja dan tindak lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, Neny juga menuturkan bahwa dengan adanya Permen PAN-RB baru, diharapkan adanya pengorganisasian antara capaian individu dan capaian organisasi, karena capaian kinerja individu sangat berperan penting bagi pencapaian kinerja organisasi.

Untuk menjembatani hal tersebut, nantinya akan ada program dialog kinerja antara atasan dan bawahan dalam rangka penyelarasan kinerja.(MMC)