IWOSUMBAR.COM, PADANG -Komisi I DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Barat selama tiga hari dari 28 hingga 30 Januari 2022. Disambut Gubernur Mahyeldi di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Jumat (28/1/2022).
Rombongan 15 anggota Komisi I yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Bambang Kristiono, bertema: “Tantangan Penyiaran Multiplatform di Indonesia.” juga terkait perumusan dan penyusunan RUU perubahan atas UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran.
Diharapkan kedatangan anggota DPR dapat memberikan masukan yang berarti untuk penyempurnaan RUU perubahan tentang penyiaran.
Dikesempatan itu Gubernur menyinggung tentang peralihan siaran televisi analog ke siaran digital dimana membuka peluang bagi para pelaku industri penyiaran, para insan-insan kreatif pembuat konten, khususnya meningkatkan materi-materi program siaran yang mampu mengangkat budaya serta kearifan lokal bagi Sumatera Barat.
“Ini peluang bagaimana kekayaan budaya di nagari-nagari yang sangat unik dan menarik dikemas dan disiarkan serta mendukung tersiarnya potensi wisata ke luar Sumbar maupun mancanegara. Semoga program kedepan memberikan hal lebih baik memberikan informasi kepada masyarakat, memberitakan kegiatan-kegiatan di daerah , sehingga daerah lebih diketahui nasional, tentunya melalui TVRI lah salah satunya,” kata Mahyeldi.
Dalam kunker ke Sumbar, Komisi I melakulan beberapa agenda diantaranya rapat dengar pendapat dengan Kepala Stasiun TVRI Sumbar, Kepala Balmon FSR Kelas I, Ketua KPID, dan Pimpinan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) Lokal Provinsi Sumatera Barat.
Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan, Darizal Basir, Ahmad Syaikhu, Almuzzamil Yusuf, dan Alimin Abdullah. Hadir juga Irine Yusiana Roba Putri, Effendi MS Simbolon, Sturman Panjaitan, Itet Tridjajati Sumarijanto, serta Yan Permenas Mandenas. (MMC)





