Peristiwa

Dies Natalis Paramadina, Menko PMK: Ikhtiar Hasilkan SDM Unggul

2
×

Dies Natalis Paramadina, Menko PMK: Ikhtiar Hasilkan SDM Unggul

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, JAKARTA- Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Menko Bidang Pembangunan dan Kebudayaan mengatakan bahwa kehadiran Universitas Paramadina sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ikhtiar untuk menghasilkan manusia unggul dan dibutuhkan untuk pembangunan dan menjawab kompleksitas tantangan masa depan.

“Kehadiran Universitas Paramadina tidak dapat dilepaskan dari pemikiran dan gagasan Prof. Nurcholish Madjid yang memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan SDM. Sebagai cendekiawan muslim Prof. Nurcholis Madjid tidak hanya mengelaborasi isu-isu keislaman, kemodernan dan keIndonesiaan, tapi juga terkait dengan pentingnya sumber daya manusia.”

Demikian sebut Prof. Dr. Muhadjir Effendy saat memberikan Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-24 Universitas Paramadina yang diselenggarakan secara Hibrid di Jakarta, 11 Januari 2022.

“Elaborasi pemikiran pendiri Universitas Paramadina, Prof. Dr. Nurcholish Madjid mengilustrasikan betapa kita memerlukan hadirnya manusia-manusia unggul, manusia yang terbuka, inklusif, toleran, kreatif, dan inovatif, pro kemajuan, sekaligus memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi.” ujarnya.

Baca Juga  Polda Sumbar Gelar Syukuran HUT ke 53 Korpri

Dr. (HC), Drs. HM. Jusuf Kalla (JK) yang juga merupakan Dewan Pembina Paramadina dalam orasi ilmiahnya menyatakan pentingnya sumberdaya dan pengelolaan yang berkeadilan.

“Kita mengetahui bahwa bangsa ini sudah 76 tahun dan menghasilkan banyak kemajuan-kemajuan, disamping itu juga banyak yang perlu ditingkatkan dalam bangsa ini diantaranya adalah keadilan.” ujarnya.

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D menyatakan Universitas Paramadina sebagai pusat ilmu dan budaya senantiasa berupaya untuk berkontribusi dalam memberikan solusi untuk berbagai tantangan yang sedang dihadapi oleh Bangsa Indonesia.

“Nilai Kepemimpinan, Kewirausahaan, dan Etika menjadi dasar yang menjiwai setiap langkah dari seluruh sivitas akademika Universitas Paramadina. Telah sampainya perjalanan Universitas Paramadina di tahun ke-24 menjadi pencapaian besar yang menunjukkan posisi strategis Universitas Paramadina sebagai penghasil generasi muda Indonesia yang memiliki kedalaman ilmu dan kekuatan akhlak.” sebutnya.

Baca Juga  Paramadina Bedah Buku Derap Langkah dan Gagasan Yahya Cholil Staquf

Sementara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan bahwa Pendidikan sudah seharusnya menjadi jalan yang memerdekakan dari keterlambatan, keterbelakangan dan ketiadaan terlebih bagi perguruan tinggi yang memiliki peran penting dan strategis dalam menjawab masalah bangsa serta meningkatkan daya saing sumberdaya dalam menghadapi era society 5.0.

“Saya sangat mengapresiasi Universitas Paramadina yang sangat dekat dengan saya yang selalu merencanakan dan merumuskan ide-ide besar secara matang dan konsisten sehingga selalu konsisten dan aktual menjawab tantangan generasi baru Indonesia yang memiliki kekuatan dalam kepemimpinan, kewirausahaan, dan memiliki kedalaman akhlakul khalimah.” ujar Menparekraf.

Sandiaga juga menyinggung bahwa Kemenparekraf dengan perguruan tinggi memerlukan kolaborasi yang optimal dengan unsur pentahelix salah satunya institusi pendidikan. (**)