Peristiwa

Masjid Raya Sumbar Dinobatkan Arsitektur Terbaik Dunia

17
×

Masjid Raya Sumbar Dinobatkan Arsitektur Terbaik Dunia

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang -Masjid Raya Sumatera Barat akhirnya mendapatkan pengakuan sebagai bangunan dan arsitektur yang terbaik di dunia.

Mendapatkan pengakuan terbaik dunia dan sebagai icon religius bukanlah semudah begitu saja, ada proses panjang yang cukup melelahkan untuk menjadikan megahnya bangunan mesjid Raya ini.

Satu yang pasti basamo mako manjadi, spirit bertuah hingga Masjid Raya Sumbar saat ini jadi kebanggaan ummat muslim Sumbar baik di ranah maupun di rantau Minangkabau.

Berawal dari pemanfaatan tanah luas milik Pemprov walau sempat terjadi pesengketaan di pengadilan, lalu sayembara arsitektur, dilanjutkan peletakan batu pertama hingga terkendala dana besar mewujudkan mimpi Sumbar sampai ada sumbangan dari APBD provinsi lain hingga tuntas di-finishing-kan oleh Gubernur Sumbar dua periode (2010-2021) Prof H Irwan Prayitno.

“Rancak dan menyejukan jiwa siapa saja memandang dari sudut mana pun melihat kemegahan bangunan fenomenal Islam di tanah minang ini,” kata H Ardi perantau yang singgah untuk melaksanakan sholat dzuhur hingga berselfie di Masjid Raya Sumbar itu, Selasa 21 Desember 2021.

Baca Juga  Kemenhub Rencanakan KBLBB kendaraan operasional pada 3 Kota

Meski kini masjid itu diakui sebagai satu dari beberapa arsitektur terbaik di dunia yang beritanya viral dua tiga hari ini di berbagai berita media, satu yang pasti Prof H Irwan Prayitno lah sang penuntas.

Irwan, Gubernur Sumbar 2010 pasca sumbar luluh lantak oleh Gempa 2009, harus membelah konsentrasi antara memperbaiki infrastruktur publik yang hancur karna gempa atau menuntaskan pembangunan masjid yang sejak diletakan batu pertama oleh Gubernur Gamawan Fauzi dan dibangun pondasi dan tiang, banyak pihak meyakini pasca gempa, Masjid Raya akan menjadi monumen beton saja.

“Langkah pasti dengan berpacu antara mengrecoveri Sumbar pasca gempa dengan menyiapkan anggaran untuk selesaikan masjid raya,” ujar Irwan Prayitno Selasa siang.

Tapi karena niat untuk mensyiarkan Islam di tanah minang, meski sempat terkendala habis anggaran tahun akhir periode Irwan Prayitno tetap saja ada jalan.

“Saat Pj Gubernur Pak Donny Monek dengan lobinya mampu mendulang sumbangan hibah APBD dari provinsi lain, lambat tapi pasti kemegahan religius mulai terlihat di pangkal jalan Khatib Sulaiman itu,” ujar Irwan.

Baca Juga  Siswa SMA N 1 Sungayang Aja Tahu Apa itu Komisi Informasi

“Tanpa ada menara masjid hambar pasti lanscape-nya akhirnya lewat dukungan DPRD Sumbar, menara masjid pun menjulang tinggi. Dan sebelum berkahir masa jabatan kedua, Allhamdulillah lanscape amazing masjid raya tuntas,” kata Irwan Prayitno.

Tak itu saja, diujung jabatan periode kedua sebagai Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pun berhasil membangun masjid menterang di komplek Kantor Gubernur Sumbar, semua itu terwujud tidak lepas dari kolaborasi dan sinergistas semua elemen masyarakat di Sumbar,” sebutnya.

Awal minggu ini, Masjid Raya Sumbar dinobatkan sebagai karya arsitektur terbaik di dunia, Irwan Prayitno pun bersyukur dan berharap semakin membumi Islam di tanah minang Sumatera Barat.

“Selamat kepada Pak Gamawan dan satu yang pasti orang Sumbar menilai apa adanya dan tidak akan melupakan semua yang berkontribusi menjadi Masjid Raya Sumbar seperti saat ini,” pungkasnya. (***)