Peristiwa

Posko Terpadu Nataru BIM, Penumpang Pastikan Punya Peduli Lindungi

2
×

Posko Terpadu Nataru BIM, Penumpang Pastikan Punya Peduli Lindungi

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Pariaman – Natal dan Tahun baru, Bandara internasional Minangkabau (BIM) akan mesiagakan posko terpadu untuk memberikan keamanan dan kelancaran kepada masyarakat yang melakukan perjalanan melalui penerbangan.

Posko Nataru BIM akan dimulai tanggal 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 ini, selain dijadikan pusat informasi juga tempat koordinasi bagi satgas dalam menangani dan mengantisipasi berbagai hal kemungkinan.

Diperkirakan pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, akan terjadi aktifitas lonjakan penumpang dimana berkisar antara 10 hingga 15 persen dari hari biasanya.

“Keberadaan posko Nataru juga untuk memberikan keamanan, kenyamanan, kelancaran bagi operasional penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau,”

Baca Juga  Realisasi APBN dan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Semester I

Demikian sebut EGM AP ll, Cabang BIM Siswanto dalam keterangan persnya kepada awak media Kamis (16/12/2021) di Selasar Bandara internasional Minangkabau yang turut dihadiri Kepala otorita bandara Sumbar Agoes Subagyo, Ahmad Hidayat (kepala KKP), dan Eko Dari AOC BIM dan dipandu Fendrik bagian kehumasan BIM.

Sementara, sebagai regulator kepala otorita bandar udara sumbar, Agoes Subagyo dalam keterangan menyampaikan, dalam pelaksanaan posko Nataru pihaknya telah memastikan kesiapan seluruh pihak terkait, baik SDM, prosedur, peralatan, serta berbagi fasilitas penujang yang diperlukan.

Agoes juga menyampaikan, bahwa pihaknya sebelumnya telah melaksakan kegiatan Pra Nataru dengan melakukan pengawasan dan infeksi yang telah dimulai pada tanggal 6 – 9 Desember 2021 lalu. Hasilnya, dinyatakan siap serta laik untuk pelaksanaan posko Nataru.

Baca Juga  Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo Saksikan Komitmen Turunkan Stunting di Sijunjung

“Dalam operasional ini seluruh instansi menyatakan siap untuk bersatu padu, memastikan posko pengendalian Nataru di BIM berjalan lancar, ujarnya.

Pada Nataru 2021-2022, BIM memberlakukan setiap pengguna jasa penerbangan patuh pada protokol kesehatan sesuaikan prosedur yang telah ditentukan pemerintah.

Salah satunya penumpang wajib mempunyai aplikasi peduli lindungi. bagi yang belum Vaksin dan tak punya aplikasi Peduli Lindungi sementara ini tidak diperbolehkan ikut terbang. (**)