Peristiwa

Polri Beri Izin Liga 1, Catatan Kapasitas Penonton Terbatas

3
×

Polri Beri Izin Liga 1, Catatan Kapasitas Penonton Terbatas

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Jakarta – Akhirnya kepolisian menyatakan telah memberi izin kepada PT. Liga Indonesia Baru (LIB) untuk melakukan uji coba penyelenggaraan sepakbola liga 1 dan 2 dengan dihadiri oleh penonton secara langsung.

Namun mengingat saat ini kondisi masih terjadi Pamdemi.
Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, uji coba idiberikan izin dengan catatan bahwa kapasitas penonton yang hadir secara fisik dilakukan secara terbatas.

“Polri memberikan izin uji coba penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 dengan dihadiri penonton yang terbatas,” kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (15/12).

Dedi menjelaskan, pemberian izin dengan penonton terbatas tersebut harus mengedepankan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes). dikatakan Kepolisian akan ikut turun ke lapangan memastikan prokes berjalan.

Baca Juga  Di Balik Ambisi Swasembada Energi: Tantangan Infrastruktur dan Kualitas SDM

“Kami melihat antusiasme yang begitu tinggi dari masyarakat terkait dengan pelaksanaan sepakbola di tanah air. Tetapi, kami tetap menekankan penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan dengan ketat,” kata Dedi.

Dalam uji coba itu, kata Dedi, penonton yang hadir, wajib menggunakan masker dari awal hingga pertandingan si kulit bundar tersebut berakhir.

Direncanakan, pertandingan akan di gelar di wilayah yang laju pertumbuhan virus coronanya rendah.

Kemudian, masyarakat yang hadir wajib sudah mengantongi sertifikat vaksin Covid-19 dengan dosis kedua. Nantinya, penonton juga harus mengakses aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga  Kalaborasi PT PIL dan EIGER Luncurkan Film Animasi Pindad Patrol

“Semua penonton, pemain, pihak sponsor hingga official harus benar-benar memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik,” ucap Dedi.

Pada pemberian izin uji coba penonton terbatas ini, Dedi menyatakan, telah melakukan koordinasi dan komunikasi kepada seluruh pihak terkait.

Meski begitu, Dedi menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi rutin terkait dengan pelaksanaan uji coba kehadiran penonton secara terbatas di Liga 1 dan Liga 2 ini. (**)