Iptek

Seminar Pra-Munas ISPI ke VIII UNP, Peran Pendidikan Untuk Pembangunan

3
×

Seminar Pra-Munas ISPI ke VIII UNP, Peran Pendidikan Untuk Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang-Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Prof. Ir. Nizam buka acara seminar Pra-Munas Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Sabtu/ 11 Desember 2021 di Auditorium Universitas Negeri Padang, Kampus UNP Air Tawar Padang.

Seminar mengangkat tema “Peran Ilmu Pendidikan dan Profesi Pendidik dalam Pembangunan Nasional” ini, Prof. Ir Nizam, menyampaikan bahwa, pandemi telah berdampak besar terhadap pendidikan, dimana anak-anak telah kehilangan waktu belajar (learning lost).

“Pendidikan kita memiliki tantangan besar dan semakin tertinggal dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Mengadopsi kearifan lokal pendidikan atau ajaran dari tokoh-tokoh pendidikan seperti Kihajar Dewantara, akan bisa membuat pendidikan kita akan lebih dinamis.

“ISPI perlu berperan dalam melakukan refleksi dan mengekplorasi nilai-nilai luhur bangsa, kemandirian, kemampuan bernalar tinggi, kreatif-inovatif, semangat gotong-royong sebagai bagian dari kultur timur di tengah budaya individualis yang datang dari Barat untuk memastikan generasi emas insan Pancasila yang sedang kita siapkan,”. tuturnya.

Sementara, Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D, disambutannya menyampaikan, Peran LPTK dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional, perlu diakomodasi dan harus menempat tempat.

Oleh karena itu melalui seminar ini dapat diberikan gagasan tertulis agar menjadi perhatian pembuat kebijakan.

Baca Juga  UNP Buka Pendaftaran Calon Rektor Periode 2024-2029

“Dengan para pakar dan pemerhati pendidikan dalam kegiatan ini, akan memberikan solusi dan gagasan cerdas untuk pendidikan indonesia, karena forum ini sangat strategis dalam menyuarakan ide-ide inovatif pendidikan bangsa,” ujarnya.

Sedangkan Ketua ISPI pusat, Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd, menyampaikan ”ISPI secara intens mengawal penyelenggaraan pendidikan nasional sebagaimana yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945, karena jalan utama pendidikan bangsa dari sisi ilmu pendidikan.

“Ekosistem pendidikan yang dibangun harus mengacu pada UUD 1945, selain itu mengacu pada perkembangan sistem tekonologi digital, tetapi pendidikan harus kokoh pada prinsip manusia Pancasila, melahirkan peserta didik yang memiliki kesadaran dan karakter baik religi dan kebangsaan,” tuturnya.

Ketua Penyelenggara Seminar Pra-Munas VIII, Prof. M. Zaim, M.Hum mengatakan, tujuan kegiatan seminar sendiri, pertama untuk Menyebarkan ide-ide pembaharuan pendidikan nasional dan mengidentifikasi masukan-masukan penyempurnaan untuk dimajukan kepada pihak terkait tentang RUU Sisdiknas, Peta Jalan Pendidikan Nasional, dan Pembaharuan Pendidikan Nasional.

“Kedua Mengembangkan jejaring kerja ISPI untuk mengakselerasikan perubahan pola pikir pengambilan keputusan politik tentang sistem pendidikan nasional, tegas ketua penyelenggara, yang juga Sekretaris ISPI Sumbar,” katanya.

Sementara terbagi dua sesi, pertama menampilkan tema Pembaharuan Pendidikan Nasional (Prof. Dr. Waras Kamdi, M.Pd & Doni Kusuma, M.Ed.,Rekonstruksi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Era Industri 4.0 dan Global Community 5.0 (Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd, M.A./UPI & Prof. Ace Suryadi, Ph.D./PGRI) dan Grand Disain Pendidikan Nasional menuju Indonesia Emas 2045 (Prof. Dr. Cecep Dharmawan, SH., M.H. & Prof. Dr. Ahman, M.Pd).

Baca Juga  Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan UNP Sukses Gelar Literasi Digital

Dan pada sesi kedua, menampilkan tema dan pembicara: Penguatan LPTK dalam Penyiapan Guru Masa Depan (Prof Ganefri, Ph.D), Urgensi Konsorsium Pendidikan Indonesia (Prof. Soenaryo Kartadinata, M.Pd) dan Penjaminan Mutu Prodi Kependidikan oleh LAMDIK (Prof. Dr. Muchlas Samani).

Selanjutnya dilaksanakan FGD atau Diskusi Kelompok Terumpun untuk memberikan solusi dan rekomendasi untuk Munas ISPI VIII bulan Mei 2022 yang akan diselenggarakan di Bandung.

Dalam FGD diikuti oleh berbagai unsur dan organisasi serta pakar pendidikan yang intens terlibat dalam dunia pendidikan.

Kegiatan Pra-Munas VIII ISPI 2021 ini, digelar secara daring dan luring, diikuti oleh kalangan pendidik, baik pembuat kebijakan, organisasi profesi pendidikan, Rektor LPTK negeri dan swasta, ormas penyelenggara pendidikan serta para dosen dan guru. (Er/ Hum).