Iwosumbar.com, Padang -Polsek Koto Tangah Padang melakukan razia terhadap semua kendaraan melintas tanpa terkecuali di depan Mapolsek, Selasa (7/12).
Selain memeriksa surat-surat kendaraan, polisi juga periksa sertifikat vaksin bagi pengemudi dan penumpang di dalam kendaraan tersebut.
Jika kedapatan warga tak memiliki sertifikat vaksin, maka dipastikan belum disuntik vaksin sama sekali. Selanjutnya petugas menggiring ke gerai vaksin yang memang telah disediakan Sebelumnya.
Meski terkesan mendadak, vaksinasi dilakukan dengan mengikuti SOP yang telah ditetapkan pemerintah. Seperti mencatat nomor induk kependudukan, memeriksa tekanan darah hingga mendata riwayat penyakit yang pernah diderita.
Ironisnya, tak semuanya warga yang berkenan untuk disuntik vaksin secara mendadak, tampak beberapa orang yang terjaring razia di Polsek Koto Tangah memberikan berbagai alasan agar dirinya tak disuntik vaksin.
Tak dipungkiri cara yang diterapkan Polsek Koto Tangah tersebut juga mendapatkan apresiasi dari masyarakat kota Padang.
“Seluruh warga harus bersatu untuk melawannya. Salah satu cara yang paling ampuh adalah suntik vaksin,” sebut Endang salah seorang warga Kota Padang.
Sementara, Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino Chaniago mengakui Kegiatan vaksinasi dengan melakukan razia adalah hal yang baru di Sumatera Barat khususnya Kota Padang.
“Langkah yang dilakukan Polsek Koto Tangah bertujuan menambah angka capaian vaksinasi program nasional dan di Sumbar sendiri,” (tns)





