Iwosumbar.com, Bandung -Puluhan media Sumbar dari berbagai lintas organisaai pers tergabung di Forum Jurnalis Komisi Informasi Publik (FJKIP) Sumbar ke Jawa Barat. Senin (30/11/2021)
Hadir KISB bersama 40 jurnalis menjadi banyak pertanyaan, terutama untuk apa, KISB bawa puluhan wartawan ke Bandung Jawa Barat.
“Ini bagian dari kegiatan penguatan kapasitas jurnalis keterbukaan informasi publik, untuk melakukan studi tiru atau studi komperatif ke Jawa Barat. Jadi jangan salah persepsi, apalagi sampai mengaitkan kondisi politik menjelang 2024″, sebut Ketua KI sumbar dalam sambutannya di gedung sate.
Kepada tuan rumah Kominfo dan KI Jabar, Nofal menyampaikan rombongan FJIKIP adalah ajang share dan studi tiru ke Jabar yang hampir dua dekade telah membangun keterbukaan informasi publik di tanah pasundan,” ujar Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat (KISB), Selasap 30/11-2021 di Gedung Sate Pemprov Jawa Barat.
Menurut Nofal Wiska ada banyak pencerahan didapat di Jawa Barat soal keterbukaan informasi publik, bahkan sejak KISB ada 2014 ke Jabarlah mencari pembelajaran dan jadi partner berdialog.
“Baik soal kerja utama KISB, politik anggaran dan harmonisasi dengan stakeholder, di Jabar hari ini KI bersama pers akan menelesik tranfromasi digitalJawa Barat, menjadi rujukan terutama dalam mengokohkan keterbukaan informasi publik, “ujar Nofal didampingi Wakil Ketua KISB Arif Yumardi, Komisioner Tanti Endang Lestari, Sekretaris KISB Defi Astina, tiga asisten ahli Tiwi, Reza dan Ridho, juga ikut Kadis Komifo Bukittinggi Novri dan Kabid IKP Padang Panjang Maryulis Max.
“KI Sumbar luar biasa selalu guyub dengan KI Jabar,” itulah sapaan lewat bait pantun Gubernur Jabar Ridwan Kamil disampaikan Ketua KI Jabar Ijang Faizal saat memulai pertemuan dengan KISB dan rombongan media.
Gubernur Jabar minta maaf tak bisa menyambut kehadiiran wartawan dari Sumbar karena ada pertemuan kopi darat kepala daerah ss Jabar di Bogor.
“Barusan Pak Gubenur minta ke saya foto pertemuan kita hari ini, langsung saya kirim, ” kata Ijang.
Dikesempatan ini Ijang mengaku iri Kepada KI Sumbar yang bisa menjalin dan bekerjasama dengan Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Sumbar.
“Mudah-mudahan kita disini bisa mengikuti Sumbar yang bisa menjalin kerjasama dengan jurnalis tentang keterbukaan”, katanya.
Hadir KISB dengan 40 jurnalis ke Jabar sebuah kebanggaan bagi KI Jabar.
“Satu yang pasti tak akan booming kerja-kerja komisi informasi tanpa andil kawan-kawan dan sahabat Jurnalis,” ujar Ijang.
Saat ini Keterbukaan Informasi di Jabar masih terus berprogres.
“Gubernur Jabar Pak Ridwan Kamil komitmen beliau soal keterbukaan informasi publik tak disanksikan dan itu fakta, bukan lips service saja, Malah tagline keterbukaan informasi di Jabar kalau bersih kenapa risih, itu juga andil Pak Ridwan Kamil,” kata Ijang pada acara diskusi ringan yang dimoderatori Komisioner KI Jabar Husni Farhani Mubarok dan diikuti Komisioner KISB Yudaningsih. (kisb)





