PADANG – Ratusan jemaah memadati Masjid Ukhuwah yang berada di Kampung Guci, RW 08 Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, saat pelaksanaan salat Tarawih perdana, Kamis (19/2/2026) malam.
Antusiasme warga terlihat sejak awal pelaksanaan ibadah di malam pertama Ramadan 1447 Hijriah. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan menyelimuti masjid saat jemaah mengikuti rangkaian salat Isya dan Tarawih.
Ketua Masjid Ukhuwah, Khairul Anwar, dalam tausiyahnya mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga mengingatkan pentingnya saling memaafkan, terutama kepada kedua orang tua.
“Kita manfaatkan bulan Ramadan ini untuk memperbanyak doa, khususnya kepada orang tua kita. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa sebulan penuh dan semakin meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta memperbanyak amal ibadah.
Diketahui Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriah dan menjadi bulan paling suci bagi umat Islam. Pada bulan ini, umat Muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Ramadan menjadi istimewa karena pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Bulan Penuh Berkah dan Ampunan. Dikenal sebagai Syahrul Ghufron atau bulan pengampunan, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Pintu surga dibuka lebar dan pintu neraka ditutup.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan hasil sidang isbat yang melibatkan organisasi keagamaan, para cendekiawan, dan ahli astronomi.
“Momentum Ramadan ini kita harapkan menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kualitas ibadah kita”, pungkas Khairil Anwar.






