Berita

Leonardy Harmainy: Jadikan Perbedaan Awal Ramadhan sebagai Rahmat

2
×

Leonardy Harmainy: Jadikan Perbedaan Awal Ramadhan sebagai Rahmat

Sebarkan artikel ini
Ket Photo: Leonardy Harmainy: Jadikan Perbedaan Awal Ramadhan sebagai Rahmat

PADANG- Mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dua periode, Leonardy Harmainy, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada umat Islam, khususnya di Sumatera Barat dan Indonesia secara umum.

Politisi senior yang akrab disapa Bang Leo itu mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbanyak amal dan meningkatkan kualitas keimanan.

“Manfaatkan Ramadhan tahun ini untuk memperbanyak amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita mampu meraih derajat takwa, menjadi pribadi yang bersyukur dan kembali kepada fitrah,” ujarnya.

Menurut Leonardy, para ulama dan guru agama telah lama mengingatkan bahwa Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya. Kedekatan itu, katanya, menjadi peluang besar bagi setiap muslim untuk memperbanyak doa, memperbaiki shalat, memperkuat zikir, serta memperbanyak taubat selama bulan suci.

Ia menggambarkan Ramadhan sebagai momen yang selalu dirindukan orang-orang beriman. Bulan suci ini, sebutnya, bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan undangan istimewa dari Allah untuk kembali memperbaiki diri.

“Ramadhan datang setiap tahun, tetapi belum tentu kita selalu diberi kesempatan untuk menemuinya. Jika tahun ini kita masih dipanggil bertemu Ramadhan, itu pertanda Allah masih menghendaki kita untuk kembali,” tuturnya.

Terkait perbedaan penetapan awal puasa akibat penggunaan metode hisab dan rukyat, Leonardy mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak memperkeruh suasana. Ia meminta umat Islam menahan diri dan tidak memperpanjang perdebatan, terutama di media sosial.

Menurutnya, perbedaan dalam menentukan awal Ramadhan bukanlah hal baru. Sejak dulu, sejumlah pihak seperti pemerintah, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Tarekat Syattariyah maupun Naqsabandiyah kerap memiliki perbedaan pandangan.

“Setiap pihak tentu memiliki dalil dan hujjah masing-masing. Jangan sampai perbedaan ini merusak kesucian hati dan memutus silaturahmi,” tegasnya.

Leonardy juga mengingatkan agar umat lebih fokus pada kualitas ibadah puasa yang dijalankan. Ia mengajak masyarakat untuk mengevaluasi diri, apakah puasa yang dilakukan sudah sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya serta membawa perubahan positif dalam kehidupan.

Menutup pesannya, Leonardy menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin menjelang Ramadhan.

“Marhaban ya Ramadhan. Saya, Leonardy Harmainy Datuak Bandaro Basa, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.