BeritaPeristiwa

9 Wisatawan Terjebak Banjir di Sarasah Barasok Limapuluh Kota Sumbar

1
×

9 Wisatawan Terjebak Banjir di Sarasah Barasok Limapuluh Kota Sumbar

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: 9 Wisatawan Terjebak Banjir di Sarasah Barasok Limapuluh Kota Sumbar)

LIMAPULUH KOTA – Sebanyak sembilan orang wisatawan dilaporkan terjebak di kawasan wisata air terjun Sarasah Barasok, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dikarenakan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut, Senin (16/2/2026) sore.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang pada pukul 23.55 WIB dari pelapor bernama Hardianto. Laporan menyebutkan sembilan orang wisatawan terjebak di aliran sungai kawasan Sarasah Barasok dan membutuhkan bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Limapuluh Kota langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 36 kilometer melalui jalur darat dengan estimasi waktu tempuh lebih kurang satu jam.

Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 03.30 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi terhadap para survivor. Medan yang licin serta kondisi penerangan terbatas akibat cuaca menjadi tantangan dalam operasi tersebut.

Akhirnya pada pukul 08.00 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi ke lokasi aman di perumahan warga dalam keadaan selamat.

Adapun sembilan korban yang berhasil dievakuasi masing-masing berinisial Rahma (19), Rahda (20), Putri (19), Aulia (20), Irul (30), Noval (22), Angga (19), Agung (22), dan Farel (25). Mereka diketahui berasal dari Biaro Baso, Lipek Kain, Mungka, serta Pekanbaru.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur gabungan, antara lain Pos SAR Limapuluh Kota, BPBD Limapuluh Kota, RAPI, potensi SAR setempat, perangkat nagari, serta masyarakat. Peralatan yang digunakan meliputi rescue truck, peralatan mountaineering, peralatan medis, peralatan evakuasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Kondisi cuaca saat proses evakuasi berlangsung dilaporkan hujan ringan. Meski demikian, seluruh survivor berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa.

Kantor SAR Kelas A Padang mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berwisata ke kawasan air terjun maupun daerah aliran sungai guna menghindari kejadian serupa.