PESISIR SELATAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang melaporkan operasi pencarian di hari kedua terhadap seorang remaja yang hanyut di Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pasisia, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Korban diketahui bernama Aska (13), seorang pelajar asal Kelok Koto Langang, Nagari Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pasisia. Hingga Senin (16/2/2026), korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Informasi kejadian diterima dari Arif, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pesisir Selatan pada Minggu (15/2/2026) pukul 07.55 WIB.
Dikatakan Kronologi Kejadian bermula pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.45 WIB. Korban bersama sejumlah temannya pergi mandi mandi di Sungai Liku, Kampung Kelok Koto Langang.
Sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kembali ke daratan. Teman-temannya kemudian menyadari korban hilang dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga terdekat dan dilanjutkan kepihak berwenang. Mendapatkan laporan Tim Reaksi Cepat BPBD bersama Bhabinkamtibmas setempat langsung melakukan asesmen ke lokasi kejadian serta ke rumah korban.
Pada Senin (16/2/2026) pukul 07.00 WIB, tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang melalui Unit Siaga SAR Pesisir Selatan kembali melanjutkan pencarian hari kedua (H-2) di lokasi kejadian dengan lima personel.
Lokasi kejadian diperkirakan berada diseputaran lokasi sekitar 52,40 kilometer garis lurus, atau sekitar 66,3 kilometer melalui jalur darat dengan estimasi waktu tempuh 1 jam 27 menit ke arah tenggara.
Dalam operasi pencarian tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, di antaranya: Unit Siaga SAR Pesisir Selatan: 5 personel. POLRI: 3 personel. BPBD: 10 personel. Perangkat nagari: 4 orang dan puluhan masyarakat relawan.
Dalam pelaksanaan operasi pencarian, tim melaporkan menghadapi kendala berupa area blank spot yang menyulitkan komunikasi di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian dan tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Liku.






