Politik

Gubernur Lantik Andree Harmadi Algamar sebagai Kepala Biro Umum

3
×

Gubernur Lantik Andree Harmadi Algamar sebagai Kepala Biro Umum

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah resmi melantik Andree Harmadi Algamar sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar. Pelantikan juga dirangkaikan dengan pengukuhan 65 Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, yang berlangsung di Auditorium Gubernuran, Kamis (12/2/2026).

Momentum pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Sumbar, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab besar, baik secara moral maupun spiritual.

“Setiap jabatan adalah amanah. Ini bukan hanya soal administratif, tetapi juga pertanggungjawaban moral dan spiritual, apalagi kita akan memasuki Ramadan,” ujar Mahyeldi.

Dikatakan, seluruh proses pengisian jabatan dilakukan berdasarkan sistem merit dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi. “Birokrasi yang profesional hanya dapat terwujud jika setiap posisi diisi oleh figur yang tepat”, ujarnya.

Secara khusus, Mahyeldi menyoroti pentingnya peran Biro Umum sebagai penopang utama kelancaran administrasi dan dukungan teknis bagi pimpinan daerah. Meski kerap bekerja di balik layar, fungsi biro ini dinilai sangat menentukan efektivitas kebijakan.

“Biro Umum adalah tulang punggung administrasi. Jika tertib dan sigap, kerja pimpinan akan berjalan efektif. Namun jika lamban, kebijakan yang baik pun bisa tersendat,” katanya.

Sementara Kepada 65 kepala sekolah yang baru dilantik, Gubernur menyatakan bahwa sekolah memiliki peran sentral dalam mencetak generasi masa depan. Pendidikan, menurutnya, tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan peradaban.

“Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tetapi tempat membentuk karakter,” ujarnya.

Ia mendorong penguatan literasi dan numerasi, inovasi dalam pembelajaran, serta penanaman nilai akhlak dan budaya kepada peserta didik.