Berita

Ramadhan 2026 Masjid Al-Hakim Padang Jadi Pusat Aktivitas

2
×

Ramadhan 2026 Masjid Al-Hakim Padang Jadi Pusat Aktivitas

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: Ramadhan 2026 Masjid Al-Hakim Padang Jadi Pusat Aktivitas)

PADANG -Bulan suci Ramadan 2026 di Kota Padang dipastikan akan semarak. Pemerintah bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kota Padang berencana menggelar Ramadan Halal Fest 2026, sebuah festival bernuansa religi dan ekonomi halal.

Agenda tersebut akan dipusatkan di Masjid Al-Hakim, kawasan Pantai Padang, dan berlangsung selama 25 hari, mulai 20 Februari hingga 17 Maret 2026.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Padang, Indra Noveri, mengatakan festival ini merupakan upaya bersama untuk menghidupkan masjid sebagai pusat aktivitas umat, tidak hanya dari sisi ibadah, tetapi juga sosial dan ekonomi.

“Ramadan Halal Fest 2026 akan kita laksanakan di Masjid Al-Hakim. Ini adalah kegiatan bersama yang bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat halal lifestyle,” ujar Indra saat rapat persiapan di Balai Kota Padang, Selasa (3/2/2026).

Festival ini akan menghadirkan Pasar Pabukoan yang diisi oleh 50 booth UMKM unggulan bersertifikat halal. Berbagai menu berbuka puasa dengan cita rasa dan tampilan menarik akan ditawarkan kepada pengunjung.

Menariknya, tahun ini Ramadan Halal Fest juga mengusung inovasi ramah lingkungan dengan menghadirkan sektor otomotif listrik. Area palanta Masjid Al-Hakim disiapkan sebagai lokasi ngabuburit yang nyaman, lengkap dengan panorama matahari terbenam di Pantai Padang.

Selama pelaksanaan kegiatan, panitia juga akan menggelar berbagai hiburan dan edukasi Islami, seperti lomba nasyid, hadrah, da’i cilik, hingga talkshow bisnis syariah.

“Kami juga berkolaborasi dengan HIPMI dalam talkshow syariah, serta menghadirkan layanan publik seperti bus layanan perbankan dari Bank Nagari, BSI, dan Bank Indonesia. Tidak menutup kemungkinan juga digelar operasi pasar murah,” kata Indra.

Ketua Harian Masjid Al-Hakim, Muamar, menyebut kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan suasana ibadah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama Ramadan.

“Kami menargetkan festival ini menjadi destinasi wisata religi dan halal lifestyle selama bulan puasa, dengan estimasi kunjungan 500 hingga 1.000 orang per hari,” ujarnya.