PADANG- Pemerintah Kota Padang kembali memfokuskan pada penataan kawasan Pantai Padang sebagai destinasi wisata unggulan. Pada tahun 2026 ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung penataan kawasan tersebut.
Kepala DPUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyampaikan bahwa salah satu pekerjaan utama yang akan dilanjutkan adalah pembangunan trotoar yang sebelumnya belum tersambung. “Tahun ini kita melanjutkan pembangunan trotoar yang sempat terputus,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Trotoar yang dimaksud berada di sepanjang Jalan Samudera, tepatnya di ruas antara Tugu IORA hingga Tugu Elo Pukek, serta beberapa titik lainnya di kawasan Pantai Padang. Selain pembangunan baru, DPUPR juga akan melakukan perbaikan pada sejumlah trotoar yang mengalami kerusakan, termasuk jalur pejalan kaki dari kawasan Masjid Al Hakim hingga Pantai Cimpago.
Tidak hanya itu, fasilitas pendukung seperti lampu penerangan di sepanjang trotoar juga akan kembali diaktifkan guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Penataan juga menyasar area taman di samping Masjid Al Hakim. Lokasi tersebut direncanakan menjadi pusat kuliner dengan konsep taman terbuka. Sebanyak 32 pedagang akan menempati kawasan tersebut.
Penataan Pantai Padang ini merupakan bagian dari rencana kerja serta program unggulan Wali Kota Padang. Pelaksanaan pembangunan dijadwalkan mulai dilakukan setelah perayaan Idulfitri mendatang.






