Nasional

Menteri PU ke- Sumbar Fokus Tinjau Infrastruktur Terdampak Bencana

3
×

Menteri PU ke- Sumbar Fokus Tinjau Infrastruktur Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: Menteri PU ke- Sumbar Fokus Tinjau Infrastruktur Terdampak Bencana)

PADANG PARIAMAN – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, sambut kedatangan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (28/1/2026).

Kunjungan kerja Menteri PU ke Sumbar dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Januari 2026. Dalam agenda tersebut, Dody Hanggodo akan meninjau sejumlah infrastruktur strategis yang membutuhkan penanganan cepat, baik akibat dampak bencana alam maupun proyek yang sebelumnya telah diajukan Pemerintah Daerah untuk mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

“Selama berada di Sumbar, Menteri PU dijadwalkan meninjau sejumlah ruas jalan terdampak bencana seperti di kawasan Malalak dan Lembah Anai. Selain itu, beliau juga akan melihat langsung ruas jalan Payakumbuh– Sitangkai serta kawasan Pasar Payakumbuh. Jadi bukan hanya lokasi terdampak bencana, tetapi juga infrastruktur yang telah lama kami usulkan,” sebut di keterangan nya.

Sementara Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan komitmen pemerintah pusat dalam membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana dengan pendekatan build back better, yakni membangun lebih kuat dan aman dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, pemerintah pusat harus hadir secara cepat. Infrastruktur yang terdampak bencana tidak hanya diperbaiki, tetapi dibangun kembali dengan kualitas yang lebih baik,” katanya.

Selain fokus pada penanganan pascabencana, Menteri PU juga menyampaikan rencana peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi di Sumatera Barat. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus logistik serta distribusi pangan antarwilayah.

Untuk mendukung realisasi program tersebut, Dody Hanggodo telah menginstruksikan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) agar segera melakukan survei lapangan di sejumlah titik prioritas.

“Kunjungan ini salah satunya bertujuan memastikan rencana peningkatan infrastruktur benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” katanya.