PADANG – Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Machfud ikut mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto dalam meresmikan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu (24/1/2026).
Brigjen TNI Machfud mengatakan komitmen TNI, khususnya Korem 032/Wirabraja, untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah serta seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan bencana, mulai dari fase tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menurutnya, keberadaan hunian sementara diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga sambil menunggu realisasi pembangunan hunian tetap. TNI, lanjut Danrem, siap mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar penanganan bencana dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkesinambungan. Begitu juga Mendagri Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah untuk memastikan pemanfaatan Huntara berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menjelaskan bahwa Huntara dibangun sebagai solusi sementara yang aman, layak huni, serta memenuhi standar kesehatan, sekaligus menjadi jembatan menuju pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana.
Rangkaian kegiatan peresmian diisi dengan peninjauan langsung ke lokasi Huntara dan dialog bersama masyarakat setempat. Acara berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban.
Dihadiri juga Gubernur Sumatera Barat, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, pejabat utama Polda Sumbar, Bupati Agam, unsur Forkopimda Kabupaten Agam, serta Forkopimca Kecamatan Palembayan.






