Nasional

BNPB Mencatat Bencana Sumatra Korban Jiwa Mencapai 1.198 orang

0
×

BNPB Mencatat Bencana Sumatra Korban Jiwa Mencapai 1.198 orang

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: BNPB Mencatat Bencana Sumatra Korban Jiwa Mencapai 1.198 orang)

PADANG- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru penanganan darurat dan pemulihan bencana hidrometeorologi basah yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara hingga Jumat, 16 Januari 2026.

Dalam laporan terkini, BNPB mencatat adanya penambahan jumlah korban jiwa. Total korban meninggal dunia di tiga provinsi tersebut mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang. Penambahan korban meninggal dunia dilaporkan terjadi di Provinsi Aceh sebanyak delapan orang. Adapun jumlah warga terdampak yang masih bertahan di lokasi pengungsian mencapai 166.579 jiwa.

Seiring dengan itu, percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) terus dilakukan. Selain pembangunan huntara, pembukaan dan pembersihan akses jalan serta jembatan, hingga pemulihan kawasan permukiman juga ditingkatkan agar wilayah terdampak kembali layak dihuni.

Di Aceh Utara, pemasangan jembatan darurat masih berlangsung. Jembatan Armco dan Bailey saat ini tengah dikerjakan oleh Satgas Yonzipur 5/ABW. Pada saat bersamaan, tim gabungan TNI dan Polri juga melakukan pembersihan fasilitas publik untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Baca Juga  Pastikan Kondisi di Lapangan, Prabowo Kunjungi Daerah Bencana Sumatra

Pemulihan layanan dasar turut menjadi perhatian. Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, perbaikan jaringan PDAM terus dikebut, salah satunya di Kabupaten Bener Meriah. Hingga Kamis (15/1), progres perbaikan jaringan air bersih di wilayah tersebut telah mencapai 80 persen.

Dalam hal distribusi logistik, BNPB mencatat sejak 29 November 2025 hingga 15 Januari 2026, sebanyak 1.747,11 ton bantuan telah disalurkan kepada warga terdampak.

BNPB bersama pemerintah daerah juga terus mengakselerasi pembangunan hunian sementara dengan target utama penyelesaian sebelum bulan Ramadan.

Dari total 50.668 unit rumah rusak berat, pembangunan huntara telah diajukan sebanyak 27.860 unit. Saat ini, 5.738 unit masih dalam proses pembangunan dan 781 unit telah rampung serta siap dihuni. Selain itu, pengajuan hunian tetap tercatat sebanyak 10.273 unit, dengan 648 unit di antaranya telah memasuki tahap konstruksi.

Baca Juga  Dipimpin Pilot Pesawat, Timnas AMIN Siap Tempur Menangkan Pemilu

Skema bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) juga terus dioptimalkan untuk menopang kebutuhan masyarakat selama masa transisi menuju hunian tetap. Hingga pertengahan Januari 2026, pengajuan DTH telah mencapai 15.346 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, 10.717 rekening penerima telah siap, dengan total penerima yang sudah menerima bantuan mencapai 2.695 kepala keluarga, termasuk penambahan 153 penerima pada periode terakhir.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pengendalian risiko bencana susulan, BNPB turut melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Hingga 14 Januari 2026, OMC di wilayah Aceh telah dilakukan sebanyak 449 sorti dengan total bahan semai natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) mencapai 431.600 kilogram.