PADANG — Sejumlah pemain anyar Semen Padang FC yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 diprediksi belum bisa langsung menjalani debut pada laga perdana putaran kedua.
Hingga kini, manajemen Semen Padang FC telah resmi memperkenalkan empat pemain asing, yakni Ravy Tsouka, Kianz Froese, Boubakary Diarra, dan Jaime Giraldo. Selain itu, dua nama lainnya, Guillermo Fernandez Hierro dan Kazaki Nakagawa, dipastikan segera bergabung. Dengan demikian, total enam pemain asing telah direkrut Kabau Sirah pada jendela transfer paruh musim ini.
Manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf, menjelaskan seluruh pemain tersebut sudah didaftarkan ke operator kompetisi. Namun, proses administrasi yang belum rampung membuat peluang mereka tampil pada laga awal putaran kedua masih belum dapat dipastikan.
“Masih ada sejumlah dokumen yang belum selesai. Saat ini kami baru menyelesaikan verifikasi kontrak, paspor, serta surat keluar dari klub sebelumnya,” kata Masykur pada media Selasa (13/1/2026)
Masykur menambahkan, manajemen klub tengah mengupayakan penyelesaian dokumen keimigrasian dan ketenagakerjaan agar para pemain anyar dapat segera masuk dalam skuad asuhan Dejan Antonic.
“Dokumen RPTKA dari Kementerian Ketenagakerjaan serta KITAS masih dalam proses pengurusan. Yang paling krusial tentu dokumen KITAS,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, Masykur belum bisa memastikan apakah para pemain rekrutan anyar bisa diturunkan pada pertandingan pertama putaran kedua.
“Belum bisa dipastikan bisa bermain atau tidak. Namun, kami berharap prosesnya berjalan cepat sehingga mereka dapat segera mengenakan seragam Semen Padang FC,” ucapnya.
Pada laga pembuka putaran kedua, Semen Padang FC dijadwalkan menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1/2026). Pertandingan tersebut diprediksi menjadi tantangan berat bagi Kabau Sirah, mengingat sejumlah pemain lama telah hengkang, sementara pemain baru masih diragukan tampil.





