Berita

Kemenko Polkam–TNI AD Komitmen Bantu Bencana Sumatra

2
×

Kemenko Polkam–TNI AD Komitmen Bantu Bencana Sumatra

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: Kemenko Polkam–TNI AD Komitmen Bantu Bencana Sumatra )

JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bersama TNI AD komit membantu pemulihan korban bencana alam di Sumbar, Sumut, dan Aceh. TNI menyalurkan 20 unit mobil penjernih air (water treatment) guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satangair) TNI AD, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2026).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI Djamari Chaniago, menegaskan bahwa percepatan pemulihan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah pascabencana.

“Yang paling utama bagi kita adalah bagaimana cepat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu, saya menitipkan 20 unit mobil penjernih air ini agar bisa segera dimanfaatkan,” ujarnya.

Baca Juga  Bazar HBT/WHBT Padang Dukung UMKM dan Industri Kreatif

Selain bantuan air bersih, Kemenko Polkam juga menyiapkan program pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Aceh Utara. Ada sekitar 200 unit rumah akan dibangun dalam satu kawasan terintegrasi atau satu klaster.

“Kita buat dalam satu klaster agar tertata rapi. Nantinya dilengkapi mushala dan ruang pertemuan warga, sehingga masyarakat bisa kembali hidup dengan nyaman,” katanya.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Juga memastikan TNI AD akan terus mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana.

Baca Juga  Bawaslu Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Semester II 2025

Untuk mempercepat pembersihan material banjir bandang dan longsor, TNI AD akan mengerahkan tambahan alat berat, yakni 18 unit ekskavator, 3 unit ekskavator long arm, dan 7 unit bulldozer.

Seluruh alat berat tersebut dikirim menggunakan kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) menuju wilayah Kodam Iskandar Muda (Aceh), Kodam Bukit Barisan (Sumatera Utara), dan Kodam Tuanku Imam Bonjol (Sumatera Barat).

Diharapkan, dukungan personel dan peralatan ini dapat mempercepat pemulihan infrastruktur serta aktivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.