PADANG – Pemerintah Kota Padang mulai memetik hasil nyata dari diplomasi daerah yang dibangun bersama mitra internasional. Melalui program beasiswa Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC).
Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan teknis di India sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Ketiga ASN tersebut merupakan hasil seleksi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang.
Mereka berasal dari lintas perangkat daerah dengan latar belakang tugas berbeda, yakni Randy Mahesa Putra dari Dinas Pemadam Kebakaran yang telah lebih dahulu mengikuti kursus, Ega Antasya Pradipa dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan yang dijadwalkan berangkat awal Januari 2026, serta Winna Algustin dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian yang akan menyusul pada Februari 2026.
Kepala Bagian Kerja Sama Setdako Padang, Otto Sarbi Damanik, menjelaskan bahwa program ITEC merupakan inisiatif Pemerintah India yang menyediakan pelatihan gratis di berbagai bidang strategis seperti teknologi dan ekonomi.
“Setelah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh BKPSDM, ada tiga ASN yang kita utus di program ITEC ini,” sebut Kepala Bagian Kerjasama Setdako Padang, Otto Sarbi Damanik di keterangan, Senin (22/12).
Program ini lahir dari hasil komunikasi antara Wali Kota Padang Fadly Amran dan Konsulat Jenderal India, Ravi Shanker Goel, saat kunjungan resmi di Padang beberapa waktu lalu.
“Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung visi Padang Juara, sekaligus membuka peluang transfer pengetahuan yang diharapkan berdampak langsung bagi peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah ke depan”, kata dia.





