Berita

PVMBG: Aktivitas Gunung Talang Naik ke Level Waspada

5
×

PVMBG: Aktivitas Gunung Talang Naik ke Level Waspada

Sebarkan artikel ini
(Ket photo: PVMBG: Aktivitas Gunung Talang Naik ke Level Waspada)

SOLOK – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status aktivitas Gunung Talang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada Rabu, 10 Desember 2025 pukul 10.00 WIB. Peningkatan status ini dipicu oleh lonjakan aktivitas kegempaan dan tanda -tanda ketidakstabilan vulkanik di tubuh gunungapi tersebut.

Diketahui, Gunung Talang merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Sumatra Barat. Gunung ini terdiri dari dua kerucut utama, yakni Talang Jantan di sisi timur dan Talang Betina di sisi barat, yang berjarak sekitar satu kilometer. Seluruh kompleks gunung api ini berada tepat di zona aktif Sesar Besar Sumatera, khususnya segmen Sumani dan Suliti, sehingga sangat sensitif terhadap gangguan tektonik.

Sejak September 2024, jumlah gempa vulkanik dalam (VT) menunjukkan tren meningkat. Sepanjang tahun 2025 saja, PVMBG mencatat empat kali kemunculan swarm VT, masing-masing pada 8 April, 25 Juli, 23 September, dan 9 Oktober. Fenomena ini menggambarkan pergerakan magma yang mulai naik ke permukaan.

Memasuki Desember 2025, aktivitas kegempaan kembali melonjak. Pada periode 1–9 Desember, terekam 101 kali gempa vulkanik dalam, 2 kali gempa terasa, serta 14 gempa tektonik jauh.

Puncaknya, pada 10 Desember 2025 pukul 02.48 WIB, terjadi gempa tektonik magnitudo 4,7 berjarak 18 km dari Kota Solok. Setelah gempa ini, aktivitas VT melonjak drastis, tercatat 227 kali kejadian hanya hingga pukul 09.00 WIB.

PVMBG menyebut bahwa peningkatan gempa VT serta munculnya swarm yang semakin dangkal dan mengelompok di sekitar kawah, mengindikasikan adanya migrasi magma dan menunjukkan kondisi vulkanik yang tidak stabil.

Pengamatan visual dari Pos PGA Talang di Lembang Jaya menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada kawah. Asap putih bertekanan lemah terpantau setinggi 10–75 meter. Meski demikian, elevasi kegempaan menjadi dasar kuat untuk menaikkan status waspada.

Hingga saat ini, pusat aktivitas Gunung Talang berada di Kawah Utama, Kawah Selatan, serta rekahan Gabuo Atas dan Gabuo Bawah.

Menyusul peningkatan status, PVMBG menghimbau masyarakat untuk tidak mendekati atau bermalam dalam radius 2 km dari Kawah Utama dan Kawah Selatan karena potensi longsor di area sekitar Kawah Selatan.

PVMBG menegaskan bahwa status gunung akan segera ditinjau kembali apabila terjadi perubahan visual atau kegempaan yang signifikan.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi: PVMBG Bandung: (022) 7272606.
Pos Pengamatan Gunung Talang (Kab. Solok):
081321100248 (Seprius)
082385389358 (Pardianto)