Berita

Sejumlah Daerah di Sumbar Masih Terisolasi, BNPB Distribusi Bantuan Udara

5
×

Sejumlah Daerah di Sumbar Masih Terisolasi, BNPB Distribusi Bantuan Udara

Sebarkan artikel ini
(Ket photo: Akses Terputus, Sejumlah Daerah di Sumbar Masih Terisolasi, BNPB Distribusi Bantuan Udara)

PADANG- Sejumlah wilayah di Sumatera Barat masih dilaporkan terisolasi pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda berbagai daerah.

Meskipun demikian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah terus mengoptimalkan pengiriman bantuan logistik melalui jalur darat Laut dan udara.

Beberapa Wilayah Masih Terisolasi. Berdasarkan laporan terbaru, daerah yang masih terputus aksesnya antara lain di Kabupaten Agam.
Lima desa di Kecamatan Palembayan masih terisolasi total. Akses Simpang Malalak juga belum dapat dilalui akibat puluhan titik longsor yang menutup jalur utama.

BNPB telah mengerahkan helikopter untuk menjangkau wilayah paling terdampak.

Di Kabupaten Tanah Datar:
Jalur utama Lembah Anai masih ditutup total karena badan jalan terputus. Jalur alternatif yang dibuka terbatas belum mampu menampung arus logistik dalam jumlah besar.

Menuju Kota Padang, Padang Pariaman, Solok, dan Pesisir Selatan juga masih sulit dilalui baik dari dalam dan keluar daerah.

Beberapa titik sebelumnya sempat terisolasi akibat putusnya akses dan kerusakan jembatan. Distribusi bantuan melalui udara telah dilakukan untuk wilayah dengan kondisi akses paling sulit.

Upaya Pemerintah Memetakan Daerah Belum Tersentuh Bantuan

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan sedang melakukan pemetaan rinci terhadap wilayah yang belum mendapatkan bantuan maksimal.

Sejumlah warga dari beberapa titik di Kota Padang mengungkapkan masih minimnya bantuan yang diterima.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menegaskan bahwa bantuan akan terus didorong hingga menjangkau seluruh wilayah terdampak.

“Daerah yang aksesnya terputus total menjadi prioritas utama kami. Helikopter telah kami kerahkan untuk memastikan bantuan makanan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat benar-benar sampai ke warga,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI I Nyoman Sidakarya, menyampaikan bahwa tim SAR terus bergerak melakukan pencarian dan memetakan hambatan akses darat.

“Kami fokus pada wilayah yang belum terjangkau karena kondisi geografisnya. Tim di lapangan bekerja dari pagi hingga malam, terutama untuk membuka jalur yang masih tertutup material longsor,” katanya.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengakui masih ada beberapa titik yang belum tersuplai bantuan secara optimal.

“Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada daerah yang belum tersentuh secara maksimal. Saat ini kami melakukan verifikasi dan memastikan distribusi dilakukan lebih cepat,” tutur Mahyeldi.

Secara umum, tim gabungan BNPB, Basarnas, TNI, dan Polri terus memperkuat koordinasi untuk mempercepat distribusi bantuan logistik ke masyarakat terdampak.