Berita

Pemkot Padang Lakukan Pembersihan, 100 Tenaga Manual Dikerahkan

6
×

Pemkot Padang Lakukan Pembersihan, 100 Tenaga Manual Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
(Ket photo: Pemkot Padang Lakukan Pembersihan, 100 Tenaga Manual Dikerahkan)

PADANG- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Padang mempercepat pembersihan sedimen serta tumpukan sampah setelah banjir besar melanda kota beberapa hari lalu. Kerusakan infrastruktur di sejumlah lokasi membuat pemerintah harus bergerak cepat untuk memulihkan kondisi kawasan terdampak.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama bencana terjadi, pihaknya telah menerjunkan tim tanggap darurat lengkap dengan peralatan berat.

“Sejak awal bencana kami sudah menurunkan ekskavator untuk membersihkan sedimen dan sampah banjir. Saat ini ada 16 alat berat yang bekerja, dan 12 unit lainnya sedang dalam perjalanan menuju lokasi,” kata Tri Hadiyanto, Senin (01/12/2025).

Untuk jumlah alat berat yang digunakan bisa bertambah sewaktu -waktu sesuai kebutuhan di lapangan. Selain mengoptimalkan armada milik PUPR, pihaknya juga menggandeng pihak swasta, BUMN, perguruan tinggi, BWS V dan PSDA Sumbar untuk mempercepat penanganan.

Selain alat berat, PUPR mengerahkan 100 tenaga manual untuk menjangkau area yang tidak dapat diakses alat, terutama permukiman padat.

“Banyak sedimen masuk ke rumah warga yang tidak mungkin dibersihkan dengan alat berat. Karena itu kami sebar tenaga manual sebanyak 100 orang,” ujarnya.

PUPR juga membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) yang beranggotakan 15 personel. Mereka ditugaskan membantu pengangkatan sedimen secara manual hingga ke tingkat kelurahan.

Di luar pembersihan material, PUPR turut bekerja sama dengan Perumda Air Minum Kota Padang dan Balai BPPKS Kementerian PUPR untuk memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi.

Hingga Minggu (30/11/2025) sore, sudah tersedia 26 hidran umum di 21 titik, dan jumlahnya ditargetkan bertambah menjadi 58 titik.
Selain itu, empat unit WC portable serta dua septic tank juga disalurkan untuk Pondok Pesantren MTI Batang Kabung.

Sejumlah lokasi menjadi prioritas pembersihan, di antaranya Perumahan Graha 3 Sungai Lareh, Gurun Laweh, Lumin Park, Batu Gadang, Balai Gadang, Guo, Kampung Apa KPIK Lubuk Buaya, Pasar Baru–Unand, Batu Busuk, SMAN 12 Padang, Surau Gadang Intake PDAM Kampung Koto Gunung Pangilun, Intake Palukahan Gadang, serta kawasan Kampung Lapai Nanggalo, Air Dingin, dan Batang Kabung Ganting di Kecamatan Koto Tangah.