Berita

Akses Terputus, Ratusan Warga Korban Bencana di Salareh Aia Agam Belum Ditemukan

2
×

Akses Terputus, Ratusan Warga Korban Bencana di Salareh Aia Agam Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
(Ket photo: Akses Terputus, Sejumlah Daerah di Sumbar Masih Terisolasi, BNPB Distribusi Bantuan Udara)

PADANG – Operasi pencarian korban banjir bandang dan longsor di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, terus dikebut di tengah kondisi akses yang masih terputus total sejak bencana melanda wilayah tersebut.

Cuaca ekstrem yang memicu bencana ini membuat desa benar -benar terisolasi. Ratusan warga dilaporkan masih hilang, sementara tim penyelamat harus berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi para korban.

Karena tidak ada jalur darat yang dapat dilalui dengan menggunakan helikopter ke lokasi terdampak Sabtu (29/11) Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy bersama Kapolda Gatot Tri Suryanta, Bupati Agam Benni Warlis, serta jajaran TNI, Polri, dan tim SAR gabungan.

Baca Juga  Bocah 11 Tahun Hanyut di Sungai Batang Anai Ditemukan Meninggal

Kunjungan tersebut terutama difokuskan untuk memastikan percepatan pencarian dan penyelamatan warga, sekaligus menyalurkan logistik yang hingga kini hanya bisa dikirim melalui udara.

Disampaikan Vasko, situasi di Salareh Aia “sangat berat”. Belasan jenazah yang ditemukan warga dan petugas masih disemayamkan sementara di halaman masjid karena belum dapat dievakuasi keluar dari nagari akibat terputusnya akses.

Ia menyebutkan bahwa sekitar 300 orang masih belum ditemukan, dan jumlah korban meninggal diperkirakan terus bertambah seiring berjalannya operasi pencarian.

Baca Juga  Rektor UNP Lepas 2.232 Mahasiswa KKN, Menko PM Turut Hadir

Sementara, Dua jenazah yang belum teridentifikasi telah dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Padang, untuk proses identifikasi dan pemulasaraan.

“Dengan bantuan helikopter, dua jenazah kami bawa langsung menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk identifikasi lebih lanjut”, ujarnya.

Dikatakan Vasko bahwa, Pemerintah daerah tidak akan menghentikan operasi pencarian sampai seluruh warga diketahui keberadaannya.