PADANG- Kepedulian berbagai elemen masyarakat Kota Padang terhadap korban bencana terlihat semakin bagus. Sejak Posko Bantuan Utama di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jalan A. Yani, mulai beroperasi pada Kamis, arus bantuan terus berdatangan. Pada Jumat (28/11/2025), posko tampak ramai oleh warga, organisasi, hingga instansi yang ingin menyalurkan bantuan.
Bantuan tidak hanya berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Padang, tetapi juga dari BUMN, BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum yang datang menyerahkan langsung donasi mereka.
“Aspek solidaritas masyarakat sangat luar biasa. Sejak posko ini dibuka, bantuan terus mengalir dari berbagai pihak,” ujar Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Padang, Corri Saidan, saat meninjau posko.
Beragam kebutuhan pokok terlihat menumpuk di lokasi posko, mulai dari nasi bungkus, air bersih, mie instan, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan harian lainnya.
Corri Saidan menyampaikan, berbagai kebutuhan korban masih sangat mendesak, terutama sembako, air bersih, pakaian layak pakai, selimut, serta kebutuhan bayi seperti popok dan makanan bayi.
Imbauan Kewaspadaan untuk Warga
Cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang dalam beberapa hari terakhir telah memicu berbagai bencana, banjir di 14 titik, banjir bandang di 12 titik, longsor di 7 titik, pohon tumbang di 20 lokasi, serta dua kejadian angin puting beliung.
Sejumlah infrastruktur juga terdampak, termasuk ambruknya Jembatan Gunuang Nago di Kelurahan Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh. Beberapa jembatan lain turut dilaporkan mengalami kerusakan serupa.
Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau tetap waspada dan menjauhi kawasan rawan seperti bibir sungai maupun lereng yang berpotensi longsor.






