Berita

Generasi Muda Didorong Lestarikan Bahasa Minangkabau

8
×

Generasi Muda Didorong Lestarikan Bahasa Minangkabau

Sebarkan artikel ini
(Ket photo: Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Syamdani, mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan Bahasa Minangkabau. Dikatakan, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga jantung kebudayaan serta identitas masyarakat Minangkabau)

PADANG- Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Syamdani, mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan Bahasa Minangkabau. Dikatakan, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga jantung kebudayaan serta identitas masyarakat Minangkabau.

Imbauan itu disampaikan Syamdani saat membuka Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat SD dan SMP se-Kota Padang di Aula Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat, Rabu (12/11/2025).

“Bahasa Minangkabau bukan hanya sarana berkomunikasi, tetapi juga mencerminkan jati diri dan nilai-nilai budaya kita,” ujarnya dalam sambutan.

Baca Juga  Atasi Banjir Pemko Padang Sinergi dengan Kementerian PUPR

Ia mengatakan, pelestarian bahasa daerah adalah tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Nilai -nilai luhur yang terkandung dalam filosofi Minangkabau ‘Alam Takambang Jadi Guru’, menurutnya, masih sangat relevan untuk dihidupkan kembali.

“Ungkapan itu mengajarkan kita untuk senantiasa belajar dari alam dan lingkungan sekitar. Semangat ini penting ditanamkan agar generasi muda mampu memahami serta menerapkan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sebagai bentuk nyata pelestarian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang telah menerbitkan surat edaran kepada sekolah -sekolah untuk melaksanakan program satu hari berbahasa Minangkabau setiap hari Selasa.

Baca Juga  Sempat Hilang di Perairan Pasbar, Seluruh Nelayan Ditemukan Selamat

Sementara itu, FTBI menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengekspresikan kemampuan berbahasa daerah melalui berbagai lomba dan kegiatan edukatif. “Diharapkan ajang ini dapat menumbuhkan semangat dan kebanggaan generasi muda dalam melestarikan bahasa serta budaya Minangkabau”.