Nasional

Di Aceh Satgas Covid-19 Ajak Semua Elemen Untuk Bersinergi

1
×

Di Aceh Satgas Covid-19 Ajak Semua Elemen Untuk Bersinergi

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, BANDA ACEH – Tingginya kenaikan kasus Covid-19 di Provinsi Aceh pada tujuh hari terakhir mendapatkan perhatian dari semua pihak. Diperlukan Sinergi berbagai elemen untuk mengendalikan lanjutnya virus corona.

Hal itu dibahas oleh Direktur Jenderal Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri DR. Safrizal ZA, . saat rapat koordinasi yang melibatkan Kepala BNPB dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, kabupaten dan kota di wilayah Aceh.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam pengendalian Covid-19.

Sinergi berbagai elemen menjadi kekuatan dalam mengakhiri pandemi. Langkah tersebut perlu melibatkan kepala daerah, forkopimda, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, para camat, lurah maupun pemimpin di tingkat RW dan RT.

Safrizal mencontohkan dengan pelibatan organisasi masyarakat atau LSM, kampus maupun pesantren dalam pembagian masker.

“Saya lihat dari semua daerah yang berhasil mengendalikan Covid-19 dengan empat indikator tadi karena sinergi dan konsistensi,” ujar Safrizal pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (28/8).

Baca Juga  PLN Bangun Anjungan Listrik Pertama di Ternate

Sementara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito, mendorong adanya keterlibatan pentaheliks berbasis komunitas, yang terdiri dari pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha dan media massa

Ia mengatakan, dunia usaha dapat berperan dalam mendukung dan menggalang sumber daya untuk percepatan penanganan Covid-19.

“Masyarakat, baik dalam lingkup individu atau keluarga sangat berperan dalam penguatan perubahan perilaku,” tambahnya.

Sedangkan dari sisi media massa katanya, heliks ini dapat berperan dalam mengedukasi, melakukan sosialisasi, menyebarkan informasi dan menangkal berita palsu atau hoaks yang beredar terkait Covid-19.

” Begitu juga dari akademisi, mereka dengan latar belakang keilmuan mampu berkontribusi dalam memberikan rekomendasi alternatif solusi sehingga penanganan dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Strategi lain yang saat ini terus diterapkan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional antara lain pembatasan mobilitas, interkoneksi pusat-daerah, perubahan perilaku dan penguatan prokes.

Baca Juga  Strategi Pengelolaan Karbon Biru di Indonesia

Sementara itu, melihat kondisi positivity rate dalam 7 hari terakhir menunjukkan kenaikan angka 41,9 atau tertinggi nomor satu se-Indonesia.

Sedangkan dilihat dari angka kematian, kondisi di Aceh per 10.000 penduduk per minggu menunjukkan angka 2,5 atau nomor 15 se-Indonesia.

Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah dengan dukungan Satgas Nasional dengan memberikan bantuan masker dan mesin PCR.

Bantuan diharapkan dapat membantu dalam edukasi dan sosialisasi di tengah masyarakat, khususnya perubahan perilaku dalam prokes.

Sedangkan mesin PCR diharapkan dapat menambah kapasitas testing sehingga upaya pelacakan lebih lanjut dapat segera dilakukan.

BNPB memberikan 1,5 juta masker dan 2 mesin PCR. Dua mesin PCR akan diperbantukan untuk testing di Kabupaten Aceh Besar dan tim medis yang dikelola oleh Kodam Iskandar Muda. (**)