Peristiwa

Mahyeldi Tinjau Persiapan RS Tapan sebagai Rujukan Pasien

1
×

Mahyeldi Tinjau Persiapan RS Tapan sebagai Rujukan Pasien

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Untuk melengkapi fasilitas rumah sakit Pratama Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan
Hari ini Minggu (15/8/2021 Gubernur Sumbar yang turut didampingi Kadis Kesehatan Arry Yuswandi menyerahkan bantuan medis sebanyak 4 unit konsentrator oksigen.

Diketahui rumah sakit Pratama Tapan saat ini tengah dipersiapkan untuk menjadi RS rujukan Covid-19 di Pesisir Selatan.

Bantuan konsentrator oksigen tersebut disambut gembira oleh pihak rumah sakit, mengingat masih minimnya fasilitas dirumah sakit yang berada diperbatasan dengan Provinsi Bengkulu dan Jambi ini.

Direktur RS. Pratama Tapan dr. Elfrina Mirna, kepada gubernur menyampaikan, selain masih minim fasilitas, RS Tapan juga kekurangan obat-obatan dan tenaga dokter spesialis.

Baca Juga  Sumbar Cov-19, Positif 313 Jumlah 43.325, Wafat 4 Total 956

Terimakasih Pak Gubernur sudah hadir melihat kondisi RS Pratama Tapan kata Elfrina.

Apalagi belakangan ini terjadi lonjakan pasien Covid-19 termasuk nakes di puskesmas sehingga puskesmas tutup dan akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Painan.

“Namun kesulitan -nya jarak ke Painan jauh makanya RS Tapan disiapkan untuk jadi RS rujukan Covid-19,” kata Elfrina.

“Kita sudah usulkan Rp6,9 Miliar dan saat ini sedang dalam pembahasan. Meskipun begitu, dengan keterbatasan yang ada kita tetap upayakan. Saat ini tersedia 6 ruang isolasi, masing-masing dengan 3 tempat tidur,” katanya .

Baca Juga  Dua Nelayan Air Bangis Hilang Kontak, Tim SAR Lakukan Pencarian

Mahyeldi mengapresiasi pihak RS Tapan dan meminta kepada Anggota DPRD Feby Rifli yang ikut dalam kunjjngan tersebut agar memfasilitasi anggaran RS Tapan.

“Langkah ini sudah tepat, tingkatkan lagi. lengkapi peralatan dan SDM sehingga bisa jadi rujukan. Dengan adanya fasilitas memadai, RS ini akan naik kelas dan akan dikunjungi orang, termasuk dari provinsi tetangga sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, ” ujar Gubernur.

Ditambah, lahan RS Pratama ini juga luas, 4,5 ha, banyak potensi bisa dikembangkan. Mudah-mudahan Tapan ini bisa jadi pusat kesehatan yang baru di kawasan selatan, harap nya.
(doa/MMC)