Peristiwa

Ketum Bhayangkari Bagikan Bansos ke Nelayan Muara Angke

2
×

Ketum Bhayangkari Bagikan Bansos ke Nelayan Muara Angke

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, JAKARTA— Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-69, Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit blusukan untuk memberikan bantuan sosial (bansos) bagi para nelayan yang ada di Kampung Nelayan Muara Angke, Jakarta Utara.

Dalam blusukannya itu, Juliati Sigit Prabowo berdialog dengan para nelayan, warga dan anak-anak di sana. Istri Kapolri ini mendegarkan langsung keluhan para nelayan maupun warga disaat situasi Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini sekaligus memotivasi mereka agar tetap sabar dan melakukan vaksin sebagai ikhtiar melawan virus corona.

“Jaga protokol kesehatan, dan jangan lupa ikut vaksin, kita pasti bisa bersama-sama menghadapi pandemi ini,” kata ibu Juliati Sigit Prabowo saat berdialog dengan warga.

Baca Juga  Soto Legendaris Simpang Gia Kembali Hadir, di Tong Susu Cafe

Salah satu nelayan menyampaikan uneg bahwa kendati hasil tangkapan ikannya cukup lumayan namun sepi pembeli.

Bantuan sosial dibagikan sebanyak 1.000 paket sembako, 1.000 paket obat-obatan dan vitamin, 2.000 paket roti siap saji, 400 paket alat mandi dan cuci, 115 paket perlengkapan sekolah anak dan 108 bingkisan manakan anak.

Juliati Sigit Prabowo didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya Adit M. Fadil Imran bersama Pengurus Pusat dan Pengurus Bhayangkari Daerah Metro jaya serta Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Ujik Putu Kholis.

Baca Juga  Wagub: Birokrasi Keuangan Harus Berkonsep Money Follow Result

“Alhamdulillah Ibu Ketua Umum Bhayangkari dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya berkenan mengunjungi warga nelayan di Muara Angke, lalu melakukan dialog dengan beberapa warga serta memberikan banyak bantuan,” ujar Kapolres Ujik Putu Kholis.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Putu Kholis Aryana mengungkapkan, pemberian bansos ini bukanlah yang pertama kalinya. Pasalnya, Ketum Bhayangkari selama ini telah menyalurkan bantuan kepada warga, terutama mereka yang perekonomiannya paling terdampak. (**)