Peristiwa

Banjir Terjang Beberapa Wilayah Aceh Besar dan Aceh Jaya

5
×

Banjir Terjang Beberapa Wilayah Aceh Besar dan Aceh Jaya

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, Aceh –
Hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya,
membuat debit air sungai meluap sehingga meredam perumahan warga setempat.

Di Aceh Besar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan banjir terjadi pada Selasa (10/8), pukul 15.15 waktu setempat. Hujan deras memicu debit air Sungai Krung Kala dan Krung Pudeng meluap. Ketinggian muka air bervariasi antara 20 – 60 cm saat banjir terjadi.

Di samping itu, BPBD juga melaporkan adanya terjadi tanah longsor di beberapa titik yang diakibakan hujan deras tersebut.

Dari pantauan BPBD Aceh Besar menyebutkan banjir melanda beberapa gampong atau desa di tiga kecamatan. Yaitu Gampong Pudeng, Krung Kala dan Geunteut di Kecamatan Lhoong, Gampong Meulingge dan Rino di Pulo Aceh, serta Gampong Lambaro Neujid di Peukan Bada.

Tim reaksi cepat (TRC) BPBD telah siaga di setiap pos untuk tmemantau situasi terkini wilayah Aceh Besar. Sementara dilaporkan petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Lhoong telah me- evakuasi korban banjir di Gampong Pudeng menuju titik aman.

Pascabanjir, pihak BPBD masih melakukan pendataan dampak kerusakan dan kerugian di lokasi kejadian. Penanganan banjir di wilayah itu melibatkan tidak hanya BPBD dan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga TNI, Polri, Muspika serta instansi terkait lain di setiap wilayah.

Baca Juga  Upaya Akselerasi Vaksinasi, Polres Bukittinggi Buka Gerai Malam

Catatan dampak banjir BPBD menyebutkan sebanyak 117 KK atau 412 jiwa mengungsi ke tempat aman. Mereka berasal dari Gampong Pudeng dengan 107 KK (358 jiwa), yang mengungsi ke beberapa titik yang berada di jalan raya lintas Banda Aceh – Calang, dan Gampong Lambaro Neujid sebanyak 10 KK (54 jiwa), yang mengungsi di balai warga.

Dampak tanah longsor teridentifikasi di beberapa titik, seperti di wilayah Gunung Paro dan jalan lintas Banda Aceh – Meulaboh serta dua titik di jalan lintas Desa Gampong Meulingge dan Gampong Rinon di Kecamatan Pulau Aceh.

BANJIR ACEH JAYA

DILAPORKAN, Banjir di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, terjadi pada hari yang sama, Selasa (10/8), pukul 20.00 WIB. Kejadian ini juga dipicu oleh hujan berintensitas tinggi menyebabkan sejumlah gampong terdampak di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Jaya, Daruh Hikmah dan Sampoiniet.

Dilaporkan ketinggian air berkisar 20 – 200 cm ketika banjir terjadi. Informasi terkini pada Rabu pagi (11/8) dari BPBD Kabupaten Aceh Jaya menyebutkan genangan air telah mulai berangsur surut.

Baca Juga  Dasa Lomba Berpeluang Medali Emas, Dua Sprinter Gagal Sumbang Medali

Namun, catatan BPBD menggarisbawahi, apabila hujan lebat terjadi lagi diprediksikan adanya potensi banjir susulan.

Saat ini warga yang sempat mengungsi di meunasah setempat sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka berjumlah 165 KK atau 675 jiwa, yang sebelumnya ditampung di masjid dan meunasah wilayah itu.

Data sementara BPBD Kabupaten Aceh Jaya mencatat sebanyak 685 rumah warga terendam banjir.

Berikut ini sejumlah gampong terdampak banjir yang terjadi Selasa lalu, Gampong Meudheun, Gle Putoh dan Sapek di Kecamatan Jaya, Gampong Masen, Babah Dua, Baro L, Lam Tengoh, Panton Krueng, Ujong Rimba, Gunong Cut, Sayeung, Alue Gajah dan Paya Santeut di Kecamatan Hikmah, serta Gampong Alue Gro, Seumantok, Ligan, Krung Ayon, Cot Punti, Ranto Sabon dan Le Jereungeh di Kecamatan Sampoiniet.

Berdasarkan peringatan dini cuaca BMKG pada hari ini, Rabu (11/8), wilayah Aceh masih berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Dihimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi. Terpantau pada peringatan dini cuaca, wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya masih berpeluang hujan. (BNPB)