Nasional

54 Anak Keracunan Massal Program MBG di Lubukbasung

4
×

54 Anak Keracunan Massal Program MBG di Lubukbasung

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: 54 Anak Keracunan Massal Program MBG di Lubukbasung)

IWOSUMBAR.COM, AGAM – Bupati Agam, H. Beni Warlis, menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus keracunan massal di Lubukbasung. Penetapan ini dilakukan menyusul terus bertambahnya jumlah warga yang menjadi korban usai mengonsumsi nasi goreng dari olahan dapur SPPG Kampuang Tangah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (1/10).

Status KLB diberlakukan hingga seluruh pasien yang terdampak benar -benar pulih dan diizinkan pulang dari fasilitas kesehatan. Keputusan tersebut diumumkan Bupati Agam usai memimpin rapat darurat bersama Forkopimda, BPBD, jajaran RSUD Lubukbasung, serta sejumlah pihak terkait.

“Penetapan KLB ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah akan menangani seluruh kebutuhan darurat, termasuk pembiayaan pengobatan korban,” ujar Beni Warlis saat meninjau pasien di RSUD Lubukbasung.

Baca Juga  Top 10 Nominasi Desa Terang 2022, Ada Nagari Bungo Pasang

Hingga kini tercatat 54 orang korban keracunan dirawat di empat lokasi, yakni Puskesmas Manggopoh, RSUD Lubukbasung, RSIA Rizky Bunda, dan Puskesmas Lubukbasung. Pemkab Agam memastikan terus memantau perkembangan kesehatan para korban.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab Agam untuk siaga penuh serta mengambil langkah -langkah penanganan cepat agar jumlah korban tidak bertambah.

“Kami berkomitmen mengatasi masalah ini secara maksimal, baik dari sisi medis maupun antisipasi lanjutan,” ujarnya.