Peristiwa

Rahasia Sukses Sate Madura Bg Ryan: Konsistensi Rasa di Tengah Persaingan

38
×

Rahasia Sukses Sate Madura Bg Ryan: Konsistensi Rasa di Tengah Persaingan

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Rahasia Sukses Sate Madura Bg Ryan: Konsistensi Rasa di Tengah Persaingan)

PADANG -Dari tenda sederhana menuju kuliner favorit berkat resep turun-temurun
Bang Ryan, pemilik Warung “Sate Madura Bg Ryan” yang berlokasi di Jl. Dr. Sutomo, Kubu Marapalam, Kec Padang Timur, Kota Padang, Sumatra Barat. Mulai berjualan sejak tahun 2015, berhasil menarik banyak pelanggan berkat cita rasa yang berbeda dari kebanyakan sate lainnya, kawasan tersebut umumnya menjual sate Padang berkuah.

Resep khas sate madura tersebut dipelajari dari orang tuanya, pemilik Sate Kadir yang berlokasi di Jl. Sisingamangaraja No.67, Simpang Haru, Kec Padang Timur, Kota Padang, Sumatra Barat. Sehingga rasa yang ditawarkan memiliki warisan otentik dan konsistensi rasa.

Berawal dari modal kecil dan berjualan di bawah tenda, ketekunan dalam menjaga racikan bumbu dan pelayanan membuat warungnya kini menjadi salah satu tujuan kuliner favorit di daerahnya. Rahasianya sederhana: resep turun-temurun dan rasa yang tak mudah dilupakan.

Untuk menjaga konsistensi rasa, Bang Ryan selalu memastikan takaran bumbu kacangnya tetap sama, tanpa dikurangi atau ditambah, sehingga rasa satenya selalu khas dan konsisten. Menu yang paling laris di warungnya adalah sate kambing. Untuk menarik pelanggan baru, ia rutin mempromosikan ke catering -catering, termasuk mendapat pesanan dari Polda setiap dua bulan sekali. (Ket photo: Tampak depan warung Sate Madura Bg Ryan (Sumber: Dokumetasi Tiara Ramadhani)

Baca Juga  UNP Tandatangani MoU dengan 2 Universitas di Korsel

Bang Ryan juga sangat menjaga kepuasan pelanggan dengan menyeimbangkan harga dan kualitas, serta hanya memiliki satu karyawan. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah biaya sewa yang semakin mahal, seiring dengan semakin ramainya warung. Untuk mengatasi persaingan, rasa bumbu kacang yang khas menjadi keunggulan utamanya. Selain itu, untuk menanggulangi kenaikan harga bahan baku, Bang Ryan membeli dalam jumlah grosir, sehingga harga jual tetap stabil.

Dalam hal perkembangan usaha, Bang Ryan mengungkapkan bahwa ia tidak berencana membuka cabang, namun memiliki keinginan untuk memperbesar warungnya. Harapannya, usaha sate Madura ini bisa semakin maju, mengingat di sekitar Padang masih jarang penjual sate Madura. Perkiraan omzet harian warungnya sekitar tiga juta rupiah, dan penjualan cenderung lebih tinggi di hari biasa, dengan selisih yang tidak terlalu besar, sekitar dua ratus ribu rupiah dibandingkan akhir pekan. (Ket photo: Sate Madura Bg Ryan (Sumber: Instagram @instafoodstory.jpg)

Baca Juga  Sumbar Terima Penghargaan Anugerah Kearsipan 2022

Wawancara dengan beberapa pelanggan memperkuat keunggulan warung ini. Banyak yang mengaku pertama kali datang karena penasaran, lalu kembali lagi karena rasa satenya berbeda dari tempat lain. “Bumbu kacangnya enak banget, khas, dan rasanya selalu konsisten,” ujar salah seorang pelanggan ber inisial P. Ada juga yang menilai harga dan porsi sate di sini seimbang, sehingga “worth it” dibandingkan sate Madura lainnya yang ada di Padang.

Mayoritas pelanggan mengaku puas dengan pelayanan dan sering merekomendasikan Warung Sate Madura Bang Ryan kepada teman maupun keluarga. Harapan mereka sederhana semoga warung ini terus berkembang, tetap menjaga rasa khas, dan semakin dikenal banyak orang.

Dari perjalanan Bang Ryan, dapat dilihat beberapa aspek manajemen usaha dalam kesuksesan bisnis nya: Manajemen Operasional: menjaga konsistensi rasa dengan racikan bumbu yang sama dan kualitas bahan baku. Manajemen Pemasaran: promosi ke catering serta menjaga loyalitas pelanggan lewat rasa khas. Manajemen Keuangan: pembelian bahan secara grosir untuk mengendalikan biaya dan harga jual.

Padang, 14 september 2025. Editor: Tiara Ramadhani