Oleh Syifa Rahmanda Ardita. PADANG- Persaingan bisnis jasa laundry di Kota Padang semakin ketat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan cepat dan praktis. Kehadiran berbagai usaha baru dengan strategi harga maupun promosi membuat para pelaku usaha harus mampu beradaptasi. Tama Laundry, sebagai salah satu penyedia jasa yang telah dipercaya banyak pelanggan, juga merasakan tantangan seperti itu.
Melalui wawancara dengan pemilik, karyawan, hingga pelanggan, terungkap cerita mengenai bagaimana usaha ini menghadapi kendala sehari-hari, mulai dari risiko kehilangan pakaian, cucian yang luntur, hingga pengelolaan tenaga kerja, serta strategi yang ditempuh agar tetap dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan.
Tama laundry sendiri adalah usaha yang berdiri sejak tahun 2016 di Kota Padang. Usaha ini didirikan oleh Adhyasta Adelio Pratama yang melihat peluang dibidang jasa, khususnya laundry, alasannya yaitu karena usaha ini bersifat berkelanjutan. Target utama Tama Laundry adalah rumah tangga dan mahasiswa yang membutuhkan layanan cepat, bersih, dan terjangkau.
Tampak depan Tama Laundry (Sumber: Dokumentasi Syifa)
Seiring berkembangnya bisnis jasa di era sekarang, Tama laundry juga menghadapi berbagai tantangan. Menurut pemilik, salah satu tantangan terbesar adalah ketika pelanggan mengeluhkan pakaian yang hilang. Walaupun, belum tentu pakaian tersebut benar-benar hilang di laundry. Untuk mengantisipasi masalah ini, Tama Laundry menerapkan strategi “satu mesin untuk satu pelanggan” sehingga cucian lebih aman dan terjaga.
Selain itu, kendala lain yang tidak kalah penting adalah biaya perbaikan mesin. Jika mesin tiba-tiba rusak, maka operasional laundry akan terganggu. Belum lagi biaya listrik dan deterjen yang naik turun. Di sisi lain, kemunculan laundry baru yang menawarkan harga promo menyebabkan persaingan harga makin ketat.
Pemilik menjelaskan bahwa meski persaingan ketat, menjaga kualitas dan konsistensi layanan tetap menjadi prioritas utama. Tantangan lainnya juga datang dari sisi tenaga kerja. Bukan hal yang mudah untuk mencari karyawan yang teliti, jujur, dan bisa bekerja lebih keras ketika cucian menumpuk saat musim hujan. Untuk mengatasinya, pemilik berusaha menjaga suasana kerja yang nyaman supaya karyawan tetap betah dan mau bertahan.
Dari sisi karyawan, tantangan yang dihadapi tidak jauh berbeda. Masalah seperti pakaian hilang atau luntur sering kali menjadi perhatian utama. Namun, mereka tetap berusaha melakukan pelayanan yang terbaik dengan mencuci bersih, menyetrika rapi, dan menjaga agar hasil cucian tetap wangi.
Menurut salah satu karyawan yang telah bekerja selama dua tahun, jumlah cucian biasanya meningkat pada musim hujan. Hal ini wajar karena masyarakat lebih sering mengandalkan jasa laundry saat sulit menjemur pakaian.
Karyawan juga merasa nyaman bekerja di Tama laundry karena adanya komunikasi yang baik dengan pemilik. Suasana kerja yang nyaman membuat mereka betah bekeja. Hal ini menjadi bukti kalau karyawan punya peran penting untuk menjaga kualitas dan kelancaran usaha.
(Ket photo: Hasil cucian pelanggan yang siap diambil (sumber: Dokumentasi Syifa)
Kepuasaan pelanggan menjadi prioritas utama Tama Laundry. Salah satu pelanggan yang diwawancarai dan berlangganan dengan Tama Laundry sejak tahun 2021 mengaku memilih Tama Laundry karena lokasinya dekat dari rumah, harga terjangkau, hasil cucian bersih dan wangi serta pelayanan selalu yang tepat waktu.
Menurutnya, selama menggunakan jasa laundry di sana, belum pernah mengalami kehilangan cucian.
Bahkan ketika ada pakaian yang rusak, pihak laundry tidak lepas tangan, melainkan langsung menggantinya.
“Pelayanan di sini memuaskan, jadi saya tidak terpikir untuk pindah ke laundry lain”, katanya. Dari pengalaman pelanggan tersebut terlihat bahwa pelayanan yang baik menjadi faktor penting dalam keberhasilan usaha.
Supaya bisa tetap bersaing dengan banyaknya usaha laundry lain. Tama Laundry selalu mengutamakan kebersihan, kerapian, keharuman, dan pelayanan yang konsisten. Kedepannya pemilik usaha juga berencana menambah cabang agar bisa menjangkau lebih banyak pelanggan. Dengan strategi tersebut, Tama Laundry optimis mampu bertahan dan terus berkembang di era persaingan bisnis jasa.





