Peristiwa

Mentan Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Harga Pangan Mulai Turun

2
×

Mentan Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Harga Pangan Mulai Turun

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
+Ket photo: Mentan Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Harga Pangan Mulai Turun)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Pasar Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (16/9/2025). Bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wali Kota Padang Fadly Amran untuk memantau langsung kondisi pasar sekaligus meninjau harga serta ketersediaan bahan pokok.

Amran mengapresiasi kerja sama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Menurutnya, laporan yang ia terima menunjukkan tren positif.

“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wali Kota. Harga-harga di pasar mulai turun, dan operasi pasar sudah berjalan masif sampai ke tingkat bawah,” ujarnya.

Baca Juga  MAFINDO Ajak Semua Elemen Tingkatkan Kesadaran Cegah Hoax

Mentan juga menyinggung data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat inflasi menurun dari 2,7 menjadi 2,31. “Ini menandakan harga komoditas penyumbang inflasi sudah relatif stabil,” jelasnya.

Amran menegaskan stok pangan nasional dalam kondisi aman. Dari lebih 1 juta ton cadangan, baru sekitar 100–200 ribu ton yang tersalurkan. Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga dinilai efektif, dengan distribusi mencapai 6.000–7.000 ton per hari di seluruh Indonesia.

“Kalaupun permintaan tinggi, tidak masalah. Stok kita sangat cukup, bahkan 10 ribu ton per hari pun bisa kita layani,” tegasnya.

Baca Juga  Ekshumasi Jasad AM Dilakukan demi Mencari Kebenaran

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyebut pihaknya terus berupaya menekan harga, terutama beras, melalui SPHP dan pasar murah.
“Pasokan beras SPHP harganya standar dan penjualannya bagus. Pasar murah juga mendapat sambutan baik dari masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan Mentan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketersediaan pangan serta meringankan beban masyarakat menghadapi gejolak harga.