Nasional

Karutan Sampang Angkat Isu Pembinaan WBP di Podcast Salsabila FM

2
×

Karutan Sampang Angkat Isu Pembinaan WBP di Podcast Salsabila FM

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Karutan Sampang Angkat Isu Pembinaan WBP di Podcast Salsabila FM)

IWOSUMBAR.COM, SAMPANG – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang, Kamesworo, hadir sebagai narasumber dalam program podcast Salsabila FM bertema “Pembinaan Rutan: Jalan Menuju Perubahan”, Kamis (11/9). Kehadiran Karutan menjadi momentum penting untuk menyampaikan arah kebijakan, program pembinaan, serta perjalanan pengabdiannya di dunia pemasyarakatan.

Dalam kesempatan itu, Kamesworo menegaskan bahwa pembinaan di Rutan tidak hanya sebatas rutinitas, melainkan langkah nyata untuk membentuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar memiliki mental yang lebih baik, keterampilan yang berguna, serta kesiapan kembali ke masyarakat.

“Kami berusaha menghadirkan Rutan bukan hanya sebagai tempat menjalani pidana, melainkan wadah pembelajaran hidup. Harapan kami, WBP yang bebas dapat diterima kembali oleh lingkungannya dan mampu memberikan kontribusi positif,” ungkapnya.

Baca Juga  Sesditjen PKH Kementan: Ayam Kukuk Balenggek Dipertahankan

Kames menjelaskan visinya untuk menjadikan Rutan Sampang sebagai lembaga pembinaan yang humanis, inklusif, dan berdaya guna. Beberapa program unggulan telah dijalankan, di antaranya:

Kamar Santri, hasil kerja sama dengan Kemenag dan Pemkab Sampang, sebagai ruang hunian khusus untuk pembinaan rohani dan penguatan nilai keagamaan.

Hapus Tato Gratis, simbol tekad perubahan diri bagi WBP menuju kehidupan baru yang lebih baik.

Rehabilitasi Narkotika, menggandeng BNKK Sumenep, yang tidak hanya fokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga pendampingan psikologis dan spiritual.

Dalam suasana santai, Kamesworo juga membagikan kisah perjalanan kariernya di dunia pemasyarakatan hingga dipercaya menjabat sebagai Karutan Sampang. Tak hanya itu, ia memperkenalkan buku karyanya berjudul “Pena di Balik Jeruji” yang berisi pemikiran, pengalaman, dan gagasan tentang pembinaan WBP. Satu eksemplar buku tersebut diserahkan kepada Salsabila FM sebagai cinderamata.

Baca Juga  Padang ke-356 Dimulai, Usung Konsep Taste of Padang Experience

Announcer Salsabila FM, Romi Salsa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Karutan. Menurutnya, podcast ini menjadi media edukasi yang efektif untuk membuka wawasan masyarakat mengenai arti penting pembinaan di Rutan, sekaligus mengikis stigma negatif terhadap mantan WBP.

“Apa yang disampaikan Bapak Karutan membuat kami sadar bahwa pembinaan di Rutan bukan hanya tentang hukuman, tetapi juga tentang harapan dan masa depan,” ujarnya.

Ke depan, Karutan Sampang juga berencana mengundang pihak Salsabila FM untuk melihat langsung kegiatan pembinaan di dalam Rutan.

Melalui podcast ini, Kamesworo berharap masyarakat semakin memahami bahwa Rutan memiliki peran strategis dalam membina dan mengembalikan WBP menjadi manusia yang lebih baik. Dengan sinergi dan dukungan semua pihak, pembinaan di Rutan benar-benar dapat menjadi jalan menuju perubahan.