IWOSUMBAR.COM, Umat Islam di seluruh dunia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah atau jatuh pada tanggal 4-5 September 2025. Perayaan ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan, rasa syukur, sekaligus upaya meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW.
Dalam tradisi masyarakat, peringatan Maulid Nabi dilaksanakan dengan beragam kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan salawat, hingga mendengarkan ceramah agama yang mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW.
Peringatan ini memiliki sejumlah makna penting. Pertama, sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW dan rasa syukur kepada Allah SWT atas diutusnya beliau sebagai Rasul. Kedua, menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat komitmen dalam meneladani akhlak Nabi.
Selain itu, Maulid Nabi juga dipandang sebagai momentum penguatan spiritual dan moralitas umat. Di Indonesia, perayaan ini telah berkembang menjadi media dakwah, sebagaimana dahulu dilakukan oleh para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam.
Sejumlah kegiatan rutin digelar dalam memperingati Maulid Nabi, di antaranya membaca Al-Qur’an dan salawat, mengkaji ajaran Nabi, serta mendengarkan tausiyah yang mengingatkan kembali umat pada keteladanan Rasulullah SAW.





