Politik

Azwar Siri Diangkat Jadi Ketum LAKAM Sumbar 2025- 2030

10
×

Azwar Siri Diangkat Jadi Ketum LAKAM Sumbar 2025- 2030

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Azwar Siri Diangkat Jadi Ketum LAKAM Sumbar 2025- 2030)

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Azwar Siri dikukuhkan sebagai Ketua Umum Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) Sumatera Barat periode 2025–2030. Pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LAKAM digelar di Aula Gubernur Sumbar, Rabu (27/8/2025).

Dalam sambutannya, Azwar Siri menyampaikan tiga peran utama yang akan dijalankan LAKAM, yakni sebagai advokator yang menumbuhkan nilai adat sesuai ajaran Islam, sebagai edukator yang memberi pemahaman keagamaan dan kebudayaan, serta sebagai mediator yang menjadi ruang diskusi bagi masyarakat.

“Untuk pertama kalinya LAKAM berdiri dengan tujuan menyelesaikan persoalan adat sekaligus menumbuhkan kepedulian dan kerja sama. Penguatan adat dan budaya Minangkabau diharapkan mampu membawa perubahan positif,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya membumikan falsafah adat Minangkabau, yaitu adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir, berharap LAKAM mampu memberi advokasi dan edukasi, khususnya kepada generasi muda.

“Kita ingin anak kemenakan memahami tugas, wewenang, serta tanggung jawab mereka. Melestarikan adat dan budaya Minangkabau adalah amanah yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAM) Sumbar, Fauzi Bahar, mengapresiasi pengukuhan tersebut. Menurutnya, LAKAM akan menjadi jembatan dalam penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Kebudayaan Sumbar, Yayat Wahyudi. Ia berharap LAKAM bisa terlibat aktif dalam pemajuan kebudayaan di daerah.

“LAKAM harus mampu menyaring budaya yang masuk, melestarikan adat, sekaligus menjadi payung ketahanan sosial bagi masyarakat Minangkabau maupun etnis lain di Sumbar,” katanya.

Dalam kepengurusan baru ini, Azwar Siri didapuk sebagai Ketua Umum, sementara Adi Saputra dipercaya menjabat Sekretaris Jenderal.