Peristiwa

Kejuaraan Pencak Silat Walikota Cup I 2025 Selesai

2
×

Kejuaraan Pencak Silat Walikota Cup I 2025 Selesai

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Kejuaraan Pencak Silat Walikota Cup I 2025 Selesai)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Wali Kota Padang, Fadly Amran, resmi menutup Kejuaraan Pencak Silat Walikota Cup I 2025 yang digelar di GOR Bulutangkis PT Semen Padang, Minggu (24/8/2025).

Kejuaraan perdana yang berlangsung selama empat hari, 21–24 Agustus ini, menghadirkan 580 pesilat dari berbagai kategori usia, mulai dari dini I (6–8 tahun), dini II (8–11 tahun), pra remaja (11–14 tahun), remaja (14–17 tahun), hingga dewasa (17–23 tahun).

Selain pesilat dari Kota Padang, turnamen juga diikuti peserta dari luar daerah, seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, dan Padang Pariaman. Mereka memperebutkan Trophy Bergilir Wali Kota Padang serta Trophy Juara Umum Ketua IPSI Kota Padang, Zulhardi Z Latif.

Baca Juga  Pria 60 Tahun Hanyut di Sungai Batang Ombilin Ditemukan Meninggal

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan pentingnya menjaga pencak silat sebagai warisan budaya Minangkabau sekaligus sarana pembinaan prestasi.

“Pencak silat bukan hanya olahraga, tapi juga jati diri orang Minang. Melalui Walikota Cup, anak-anak kita bisa mengasah kemampuan, menjaga budaya, sekaligus mempererat kebersamaan. Inilah semangat Padang Balomba—kota yang tumbuh melalui lomba, berdaya saing, namun tetap menjunjung nilai tradisi dan sportivitas,” ujar Fadly.

Ia juga menegaskan Pemko Padang akan terus mendukung penyelenggaraan kompetisi serupa di berbagai cabang olahraga.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dengan dukungan masyarakat, IPSI, dan seluruh pihak, kita akan terus memperkuat ruang-ruang kompetisi yang sehat di Kota Padang,” tegasnya.

Baca Juga  Ini 10 Tips Polri ke Masyarakat untuk Wujudkan Mudik yang Aman

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Padang atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini.

Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan prestasi, silaturahmi, sekaligus pelestarian budaya bangsa.

“Kami berharap lahir atlet-atlet terbaik dari Padang yang bisa berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Terlebih, kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Pencak Silat Asia di India, September 2025, serta PON Beladiri di Kudus pada Oktober 2025,” ujarnya.